Hartopo: Nekat Nongkrong, Siap-siap Dikarantina di Kantor Polisi

April 13, 2020

KUDUS, RAKYATJATENG – Masyarakat yang masih nekat nongkrong bakal diganjar sanksi tegas dari aparat. Mereka akan dikarantina di kantor polisi.Hal ini diungkapkan langsung oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo kemarin. Tindakan ini menyusul masih ditemukannya banyak kerumunan meskipun Pemkab Kudus sudah memberlakukan social dan physical distancing untuk menghindari semakin meluasnya penyebaran Covid-19.Dengan didampingi Kapolres, Dandim dan Ketua DPRD Kudus, Hartopo melakukan penyisiran di sejumlah tempat yang disinyalir masih terdapat kerumunan orang. Dimulai dari menyisir PKL di Pasar Kliwon, deretan ruko pusat kuliner di kawasan GOR Kudus, lapangan Rendeng, cafe dan rumah makan di Kecamatan Bae, Ruko Ronggolawe hingga Balai Jagong.”Mulai malam ini (kemarin,red) Forkopimda akan muter terus berikan himbauan agar masyarakat bisa mematuhi anjuran pemerintah. Malam ini kami minta untuk bubar, tapi selanjutnya kalau masih bandel akan diangkut truk dan dikarantina di kantor polisi,” tegas Hartopo.Dalam penyisirannya malam kemarin, didapati masih banyak warga yang bergerombol nongkrong sambil asyik menikmati sejumlah hidangan yang dipesan. Mereka ini didominasi anak muda. Selain masih bergerobol, mereka juga tak menghiraukan anjuran pemerintah untuk memakai masker.Sebelum meminta bubar, rombongan Forkopimda juga melakukan edukasi pentingnya social dan physical distancing. Serta pemakaian masker saat keluar dari rumah. Pihaknya menegaskan pemakaian masker saat ini penting untuk melindungi diri sendiri dan orang lain saat terjadi interaksi.Tak hanya itu, rombongan pun membagikan sejumlah masker kepada para pengguna jalan yang kedapatan tidak memakai masker.Mekipun Hartopo meminta para pengunjung untuk bubar dan pualng ke rumah masing-masing, namun pihaknya menegaskan tidak melarang penjual menggelar lapak. Pemkab tetap mengizinkan berjualan. Namun meminta hanya melayani take away.

Komentar