Pendataan Keluarga Terdampak Covid-19 Ditarget Rampung Sepekan

April 11, 2020

REMBANG, RAKYATJATENG – Pendataan keluarga terdampak aspek ekonomi dan sosial karena virus Covid-19 mulai dilakukan. Di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, sudah jalan dua hari lalu.Pendataan ini di luar data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), harus segera disampaikan bupati maupun OPD terkait paling lambat 13 April mendatang.Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Kabupaten Rembang, Sri Wahyuni membenarkan saat ini penyiapan jaringan pengamanan ekonomi dan sosial terdampak Covid-19 sudah berjalan. Ini merupakan tindak lanjut dari provinsi. Untuk bisa mendata di luar DTKS.”DTKS sudah ada penerima PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Untuk yang diluar itu akan diberikan sama berupa BLT (bantuan langsung tunai) dari Kementerian Sosial maupun Provinsi,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.Mereka yang belum terdata merupakan orang-orang yang terdampak baru. Misalnya, pemudik yang tidak bekerja. Atau mereka yang di PHK. Atau di PHK di daerah. Atau petani, buruh serabutan, PKL maupun pedagang pasar dan lain-lain.Pendataan ini sudah berjalan mulai Rabu lalu. Pendataan mulai dilakukan setiap kecamatan. Untuk di Rembang ada 14 wilayah. Untuk teknisnya dari masing-masing desa. Setelah itu usulan segera disampaikan Bupati Rembang cq. Kepala DinsosPPKB.”Usulan disampaikan Bupati Rembang. Cq langung dinas kami atau email bangdayasosrembang@gmail.com,” terangnya.Untuk ditekankan, ini merupakan permintaan dari provinsi. Untuk menentukan skema bantuan agar tidak tumpeng tindih. Misalnya, yang akan di-push pusat, provinsi, kabupaten maupun desa. Sehingga semua akan tertangani semua.Misalnya desa dapat menangani dengan dana desa. Termasuk kabupaten sudah disiapkan 20 ribu yang ingin di-push intervensi yang terdampak. Begitupun dengan provinsi akan meminta data. Untuk membuat skema bantuan.

Komentar