Merapi Erupsi, Empat Kecamatan Hujan Abu

April 11, 2020
Belum ada gambar

MAGELANG, RAKYATJATENG – Gunung Merapi kembali erupsi pada Jumat (10/4/2020) pukul 09.10. Erupsi ini membawa dampak hujan abu di empat kecamatan Kabupaten Magelang.Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan, Dukun, Kabupaten Magelang, Alzwar Nurmanaji saat dihubungi membenarkan bahwa Gunung Merapi erupsi kembali.Erupsi, kata Alzwar, tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 103 detik.“Teramati tinggi kolom erupsi ± 3.000 meter dari puncak. Arah angin saat erupsi ke Barat Laut,” katanya.Alzwar menuturkan, saat ini kondisi Gunung Merapi telah tenang dan tidak ada aktivitas yang meningkat. Dari rekaman seismograf, kata Alzwar, tidak pergerakan yang berarti dan cenderung landau.“Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Jarak bahaya dalam radius 3 km dari puncak Merapi. Tingkat aktivitas Waspada (level II) sejak 21 Mei 2018. Jika terjadi hujan abu, mohon kenakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan,” imbuhnya.Saat disinggung kemungkinan terjadinya erupsi kembali, Alzwar mengaku tidak bisa memprediksikan.Namun demikian, kata Alzwar, potensi erupsi tetap ada dengan melihat aktivitas Merapi saat ini.“Tidak bisa memprediksikan, namun potensi itu tetap ada,” bebernya.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Susanto mengungkapkan, dari data yang ada, sebaran hujan abu erupsi Gunung Merapi sampai dengan pukul 09.55 antara lain Kecamatan Dukun, Kecamatan Sawangan, Kecamatan Pakis, dan Ngablak.“Untuk Kecamatan Dukun sebaran abunya di Desa Sumber, Desa Ngargomulyo, Desa Kalibening, dan Desa Keningar. Sedang di Kecamatan Sawangan di Dusun Bentrokan, Desa Wonolelo. Untuk Kecamatan Pakis berimbas di Desa Ketundan, Desa Pogalan, Desa Kenalan, dan Desa Kedakan. Dari informasi dari warga sebaran abu rata-rata mengarah ke wilayah Kecamatan Pakis Atas. Juga sampai Kecamatan Ngablak,” ucapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI