Smartfren Business Meluncurkan CloudTalk

April 10, 2020
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Ketika jumlah kasus Covid-19 di Indonesia meningkat, banyak organisasi telah memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan menjaga jarak sosial atau Social Distancing.Namun tidak semua fungsi memenuhi syarat untuk skema ini, termasuk petugas pusat panggilan, resepsionis, dan tenaga telemarketing atau telesales.Fungsi-fungsi penting yang dihadapi pelanggan ini diperlukan untuk bekerja di kantor seperti biasa, karena sistem telepon hanya dapat diakses di kantor.Untuk memberikan solusi dan membantu meminimalkan risiko penyebaran virus, Smartfren Business meluncurkan Smartfren CloudTalk, sistem telepon bisnis komprehensif di cloud, yang dirancang untuk menyediakan semua fitur profesional konvensional.Sistem PABX dapat diakses dari berbagai perangkat, termasuk ponsel, tablet, desktop, dan telepon SIP.Dengan Smartfren CloudTalk, pelaku bisnis dapat menikmati semua fitur premium dari nomor ekstensi, kemampuan nomor hunting, pesan suara, multilevel IVR (Interactive Voice Response), transfer panggilan, dan banyak lagi.Tak hanya itu, CloudTalk juga menawarkan paket Call Center yang mencakup antrian panggilan, pemantauan, dan pelaporan.Yang membuatnya lebih menarik adalah meskipun didasarkan pada teknologi cloud, perusahaan dapat menggunakan awalan nomor lokal (termasuk 021, 031, 061 dan banyak lagi lainnya).Smartfren CloudTalk juga menyediakan portal perawatan mandiri yang mudah digunakan untuk mengelola semua ekstensi dan jalur organisasi, menghilangkan kebutuhan spesialis TI atau vendor instalasi dan pemeliharaan seperti halnya PABX konvensional.Smartfren CloudTalk tidak hanya akan membantu kelangsungan bisnis, tetapi juga hadir dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan telepon konvensional.CEO Smartfren Business, Ranga, mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini banyak organisasi berada dalam dilema antara memastikan kelangsungan bisnis dan kesejahteraan karyawan, terutama bagi lini depan mereka yang sejauh ini tidak dapat bekerja dari rumah.

Komentar

VIDEO TERKINI