Dukung Physical Distancing, Karanganyar Tutup Jalan Protokol

Maret 31, 2020
Belum ada gambar

“Kami fokus melayani penyemprotan disinfektan di 40 titik dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran dan water canon. Fokus kami di tempat fasilitas umum seperti jalan utama, stasiun, terminal, dan daerah yang terdapat orang dalam pemantauan (ODP),” tandasnya.Bupati Karanganyar Juliatmono mendukung penuh langkah yang dilakukan Polres Karanganyar ini. Penutupan jalan protokol ini akan mempersempit ruang-ruang untuk berkumpul. “Saya setuju dalam rangka efektivitas dan warning agar masyarakat lebih waspada dan tetap di rumah saja. Ini demi antisipasi penyebaran virus korona,” ujar Juliatmono.Kebijakan ini juga mendapat respons positif dari warga setempat. Terry Johardi, 28, warga Dusun Pandes, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu mengaku tidak masalah dengan adanya penutupan jalan protokol tersebut. Dia akan mencari jalur lain di desanya untuk beraktivitas.“Kalau saya tidak masalah sebab kecenderungan masyarakat di sini juga masih cuek dengan korona. Padahal sangat berbahaya. Apalagi banyak pemudik Karanganyar yang pulang kampung. Kebijakan pemerintah sudah benar dalam mengantisipasi hal ini,” tuturnya.Warga Josroyo, Jaten, Karanganyar, Hendra Eka juga mendukung penutupan jalan ini. Karena selama ini masih sering dijumpai orang-orang berkumpul di beberapa titik. Ini sangat rentan tertular virus korona. “Kita dukung, karena ini juga demi kebaikan bersama,” ujarnya. (ryn/bun/ria)Jalur Ditutup- Sepanjang Jalan Lawu Karanganyar- Dari simpang empat Papahan hingga simpang empat Buk SiwaluhWaktu- Setiap hari pukul 18.00-06.00- Berlaku sejak Senin (30/3) hingga tak terbatasJalur Alternatif- Dari arah timur (Tawangmangu/Matesih) lewat Jalan Kapten Mulyadi sampai simpang tiga Pundak menuju simpang empat Papahan.- Dari arah barat (Solo) simpang empat Papahan ke arah utara melalui Koramil Tasikmadu sampai simpang lima Beji.

Komentar

VIDEO TERKINI