Derita Tumor Puluhan Tahun, Lasiyem Terpaksa Jual Rumah untuk Berobat

Maret 14, 2020
Belum ada gambar

BLORA, RAKYATJATENG – Sudah jatuh tertimpa tangga lagi. Inilah yang dialami Lasiyem, 46, warga RT 16/RW 4, Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Blora. Penderita tumor puluhan tahun ini terpaksa menjual rumah satu-satunya untuk berobat. Saat ini dia numpang tinggal di rumah saudaranya.Kondisi Lasiyem mengenaskan. Sekujur tubuhnya ditumbuhi tumor. Dari ujung kaki hingga kepala. Bahkan salah satu kakinya membesar.Maklum saja, tumor yang dideritanya sudah berlangsung puluhan tahun. Akibatnya, Lasiyem kesulitan berjalan. Sehari-hari dihabiskan untuk tiduran dan duduk di tempat tidur satu-satunya yang ia miliki.Kades Pengkoljagong Sugiyono mengungkapkan, penyakit yang diderita Lasiyem sudah ada sejak kecil. Yaitu sekitar 10-15 tahun yang lalu. ”Maklum, sudah puluhan tahun. Posisi sekarang, tumor besar ada di kaki. Untuk jalan susah,” ucapnya.Pihaknya juga sudah mengupayakan BPJS hingga keluar. Sehingga biaya operasi gratis. Namun, perjalanan berkali-kali ke Solo menghabiskan banyak biaya membuat Lasiyem menjual rumahnya.”Kalau bantuan dari desa sudah. BPNT juga dapat. Juga sudah ada kunjungan dari polsek, koramil, Dinsos, dan Puskesmas,” jelasnya.Sugiyono menegaskan, sebenarnya, Lasiyem ini sudah dapat BPJS sejak enam tahun yang lalu. Namun, yang bersangkutan tidak tahu kalau dapat BPJS. Sebab tidak dapat kartunya. Baru tau November 2019 kemarin setelah dilacak oleh pemdes setempat.”Tapi anehnya, dia tidak dapat kartunya. Sehingga baru tertangani bulan November kemarin. Operasinya di Solo. Sudah dua kali. Pertama sudah lama sekali. Pakai mandiri. Terakhir, beberapa bulan yang lalu,” ucapnya.Untuk tindak lanjutnya, desa akan membuatkan rekening untuk Lasiyem. Supaya dapat bantuan dari para dermawan. Nantinya, setiap satu pekan sekali, juga dapat bantuan pengobatan gratis dari puskesmas.

Komentar

VIDEO TERKINI