Guru Agama Non Formal di Kota Semarang Diguyur Insentif

Maret 9, 2020
Belum ada gambar

“Kalau sudah diberi perhatian ya tentu saja kita punya kewajiban untuk meningkatkan kualiatas diri kita. Maka dari itu saya kumpulkan hampir 4.000 tenaga pendidik keagamaan non formal di Semarang untuk menyatukan visi dan misi dengan pemerintah untuk membentuk karakter warga Semarang lebih baik dan toleran,” ujarnya.Dalam kesempatan tersebut pihaknya memberikan penghargaan kepada Hendrar Prihadi sebagai Wali Kota Peduli TPQ. Baginya Wali Kota telah membuktikan secara konsisten menunjukan kepedulian terhadap nasib guru keagamaan yang ada di Semarang. Sehingga gelar tersebut terasa tepat diberikan untuk mengapresaisi hal tersebut.“Sudah lima tahun kita lihat pak Hendi terus berkomitmen memajukan TPQ di Semarang. Semoga saja siapapun nanti yang jadi Wali Kota baru bisa melanjutkan program tersebut,” pungkasnya. (akm/bas/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI