Stok Masker di Sejumlah Apotek di Kudus Kosong

Maret 4, 2020

KUDUS, RAKYATJATENG – Usai Presiden Jokowi mengumumkan bahwa dua warga negara Indonesia (WNI) terinfeksi virus covid-19 alias corana, kondisi itu membuat warga berbondong-bondong mencari masker di sejumlah apotek. Termasuk di Kudus, Jawa Tengah. Alhasil, stok masker yang berada di beberapa apotek terpantau kosong ketersediannya.Kekosongan ini terjadi di beberapa apotek di Kudus. Salah satunya di Perusahaan Daerah (PD) Apotek Pemda Kudus. Tak adanya stok masker ini, sudah terjadi selama tiga bulan lamanya. Hal serupa juga terjadi di Apotek Kimia Farma 279 Kudus. Banyak warga yang mencari masker di sana. Namun, ketersediaan masker sudah habis.Direktur PD Apotek Pemda Kudus Jasiran menyatakan, saat ini ketersedian masker di tempatnya sudah habis. Stok masker ini habis semenjak tiga bulan lalu. Untuk alternatifnya, pihaknya menyediakan stok masker dari bahan kain. Itupun sudah laku terjual semua.”Sudah habis semua. Kami sebelumnya menyediakan masker hingga 2 ribu boks. Untuk masker alternatif kami sediakan satu toples. Isinya sekitar 50 lembar. Itupun juga habis,” ungkapnya.Untuk harga masker ini, Rp 1 ribu untuk satu masker. Tetapi semenjak virus korona menyerang harganya menjadi Rp 2 ribu per masker. Hal ini karena terjadi kelangkaan dan naiknya harga dari distributor.Terkait ketersedian masker kembali, pihaknya belum bisa memastikan. Mengingat stok masker dari distributor masih kosong hingga saat ini. ”Distributor kami berada di Semarang. Hingga saat ini ketersediaannya belum ada. Kami masih menunggu distributor untuk ketersediaan stoknya,” imbuhnya.Sementara itu, tenaga teknis kefarmasian di Apotek Kimia Farma 279 Kudus Dinda Ayu Vidia menyatakan, mulai Senin (2/3) warga yang mencari masker meningkat sekitar 70 persen. ”Sejak tadi pagi (Kemarin pagi, Red) ada sekitar 25 orang yang menanyakan masker, tetapi stok kosong,” ujarnya.

Komentar