Gagal Maju di Pilwalkot Solo, Tim Abah Ali Bakal Gugat KPU

Februari 27, 2020

SOLO, RAKYATJATENG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta memastikan pasangan Muhammad Ali (Abah Ali)-Achmad Abu Jazid (Alam) gagal maju sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota dari jalur perseorangan.Pasangan yang diusung Tim Guyub Rukun tersebut tidak berhasil mengumpulkan syarat dukungan minimal yang telah ditentukan KPU. Atas keputusan tersebut, tim Abah Ali berencana melakukan gugatan.Sesuai dengan berita acara yang dikeluarkan KPU Rabu sore (26/2), pasangan Alam telah mengumpulkan formulir syarat dukungan sebanyak 38.743 lembar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14.557 formulir dinyatakan memenuhi syarat. Sedangkan 24.186 formulir lainnya dinyatakan tidak lengkap alias tak memenuhi syarat.Dengan jumlah formulir sah dan memenuhi syarat yang hanya 14.557 lembar, artinya pasangan Alam tidak berhasil memenuhi syarat dukungan minimal bakal calon perseorangan di Pilwalkot Solo. Yakni sebanyak 35.870 dukungan.Atas keputusan KPU tersebut tim hukum Alam, Awod, mengaku terkejut. Menurutnya ada sesuatu yang tidak masuk akal dalam penghitungan berkas syarat dukungan.”Kita enggak tahu dokumen-dokumen apa yang 24 ribu tidak memenuhi syarat itu? Kami tidak tahu. Jadi kami merasa, kami sudah melalui segala macam tahapan. Kami memiliki persyaratan, tapi hasilnya hari ini seperti ini. Yang jelas hasilnya tidak memenuhi syarat dan kami akan tetap akan melawan,” papar Awod.Tim hukum Alam berencana mendatangi Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk melakukan gugatan. “Banyak hal yang menjadi catatan kami, yang dilakukan oleh KPU Kota Surakarta. Ada hal-hal yang tidak masuk akal, tidak konsisten, aturannya enggak jelas,” tegasnya.Awod mencontohkan, pada 23 Februari lalu, Alam diminta bantuan untuk melengkapi syarat administrasi hingga 24 Februari. Namun, tiba-tiba KPU menghentikan pada tanggal 24. Tim Alam juga menilai KPU membatasi akses tim Alam saat penghitungan berkas.

Komentar