Naik Perahu Karet, Wagub Gus Yasin Ikut Bersihkan Sampah Kali Senged Rembang

Januari 11, 2020
Belum ada gambar

Kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam itu berhasil mengangkut 982 kilogram sampah dari Kali Senged. Rinciannya sebanyak 222 kilogram sampah organik dan 760 kilogram sampah anorganik.“Hari ini kami bersama-sama membersihkan sampah. Ada dari warga, santri, LSM, Koramil, PSDA Jateng, DLHK Jateng, BPBD, bahkan dari KKN Undip. Semoga ini tidak berhenti hari ini saja tetapi bisa secara periodik, setiap hari dilakukan di sini,” ujarnya.Gus Yasin juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Masyarakat harus mulai menempatkan dan memilah sampah di rumah. Setelah itu akan ada bank sampah yang mengambil yang sudah dipilah tersebut.“Saya berharap jika sampah bisa dikurangi, kalau normalisasi sudah dilaksanakan bisa menjadi wisata dan bisa menjadi sumber air bersih untuk masyarakat sekitar. Ning aku njaluk, masyarakat harus mulai budaya menempatkan sampah pada tempatnya,” tandasnya.Sementara itu menurut warga sekitar, Ahmad Kholid, kawasan di sekitar Kali Senged, khususnya Desa Karangmangu, sudah beberapa kali dilanda banjir akibat luapan air sungai. Luapan terparah sungai yang melalui sekitar delapan desa di Kecamatan Sarang itu sampai selutut orang dewasa atau kurang lebih 40 sentimeter. Tidak hanya itu, terjangan banjir juga sempat membuat jalan dan jembatan rusak parah.“Tepatnya kapan saya kurang ingat, tapi dulu jalan sama jembatan sampai ada yang roboh. Kalau air yang masuk perkampungan sampai selutut,” jelasnya.Kholid menambahkan, sampah-sampah yang menumpuk di Kali Senged itu berasal dari sampah rumahan, baik warga di sekitar Desa Karangmangu maupun sampah kiriman dari desa di sekitar hulu-hilir Kali Senged.“Untuk normalisasi dulu pernah ada dari kabupaten, terus soal sampah itu dulu juga sudah teratasi tetapi karena sudah tidak ada tempat untuk pembuangan akhir Jadi tukang yang ambil sampah purik (ngambek). Akhirnya sampah itu larinya ke sungai dan menjadikan aliran ke muara terhambat,” paparnya. (hms)

Komentar

VIDEO TERKINI