Pasar Johar Kini Siap Dihuni 4.000 Pedagang setelah Habiskan Rp150 Miliar

Januari 5, 2020
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menyelesaikan revitalisasi Pasar Johar, Kota Semarang, Jawa Tengah, bagian tengah dan utara. Hal ini disampaikan dalam postingan instagram resmi Kementerian PUPR.Selanjutnya setelah menyelesaikan revitalisasi Pasar Johar bagian tengah dan utara, Kementerian PUPR mendapat tugas tambahan oleh Presiden Joko Widodo untuk merevitalisasi bagian selatan pasar bersejarah ini. Proyek ini sendiri telah mulai dikerjakan sejak Agustus 2018 silam.”Revitalisasi yang dilakukan Kementerian PUPR tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya dengan melibatkan Pemerintah Daerah,” tulis Kementerian PUPR dalam akun Instagramnya, Minggu (5/1/2020), seperti dikutip dari Okezone.Pembangunan Pasar Johar ini memakan anggaran sekitar Rp150 miliar. Pasar yang sebelumnya dapat menampung sebanyak 7.000 pedagang ini, kini sudah siap dihuni oleh sekitar 4.000 pedagang.Dalam video postingan Kementerian PUPR juga memperlihatkan Presiden Joko Widodo yang menyempatkan waktu menyambangi pasar yang masuk dalam cagar budaya ini. Dalam kesempatannya, Presiden bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beserta rombongan lainnya mengelilingi Kota Lama yang terletak di Semarang.Pasar Johar sendiri telah sejak lama menjadi pasar sentral dan denyut nadi perekonomian Jawa Tengah. Pasar ini dibangun pada tahun 1930an oleh seorang arsitek asal Belanda bernama Herman Thomas Karsten dan telah mengalami banyak kerusakan, oleh karenanya pemerintah terus menggencarkan proyek revitalisasi pasar ini.

Komentar

VIDEO TERKINI