Atasi Kemiskinan di Kota Semarang, Usia Produktif Akan Dimodali

Desember 27, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Konsep pengentasan orang miskin di Kota Semarang dibagi ke dalam dua kelompok besar yakni untuk masyarakat tidak mampu tapi dalam usia produktif, dan untuk warga lanjut usia (lansia).Bagi kelompok masyarakat tidak mampu dan warga lansia, akan ditangani melalui program-program amal atau bakti sosial. Misalnya, melalui renovasi rumah, dan pemberian santunan atau tali asih kepada janda-janda tua.Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, langkah penanganan ini diambil karena mereka sudah tidak memiliki kemampuan lagi untuk berkegiatan secara mandiri. Sementara bagi usia produktif, diberikan kesempatan mengembangkan kemampuan usaha untuk menyejahterakan keluarganya.”Mereka akan diberi pelatihan-pelatihan UMKM dan difasilitasi Kredit Wibawa. Selain itu juga diberikan hal-hal yang mampu membuat mereka tumbuh berkembang dan bisa menghidupi keluarganya secara lebih baik. Penanganannya memang harus dibedakan,” papar Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi seusai memberikan sambutan dalam rapat pengentasan kemiskinan bersama Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Semarang, di lantai 3 UTC, Kamis (26/12).Selain itu, Hendi meminta jika permasalahan pengentasan kemiskinan hendaknya tidak hanya dibebankan kepada pemerintah.Karena itu, diperlukan konsep bergerak bersama antara pemangku keputusan terkait. Dimulai dari pengusaha dengan program-program CSR-nya, saran-saran dan solusi dari akademisi, pemerintah selaku regulator dan pemberi bantuan keuangan, tokoh-tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum.”Kalau pengentasan kemiskinan ditangani pemerintah saja, mungkin bisa saja tertangani. Namun, tentu akan membutuhkan waktu relatif lebih lama karena keterbatasan anggaran yang ada,” terang dia.Program pengentasan kemiskinan di Kota Semarang, lanjut dia, dimulai sejak 2016. Ternyata dari hal tersebut, ada gejala yang menunjukkan perubahan positif cukup signifikan. Pengentasan kemiskinan berdasarkan target RPJMD Kota Semarang hingga 2021, sebesar 4,3 persen jumlah penduduk.

Komentar

VIDEO TERKINI