Angka Kemiskinan di Purbalingga Alami Penurunan

Desember 6, 2019
Belum ada gambar

PURBALINGGA, RAKYATJATENG – Angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga pada Maret 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018, yakni dari 15,62% menjadi 15,05%. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono MA saat menyampaikan materi pada Forum Group Discussion (FGD) Expose data Strategis Kabupaten Purbalingga, Kamis (5/11) di OR Graha Adiguna.“Sekadar bocoran, angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga tahun 2019 mengalami penurunan dari 15,62% di tahun 2018 menjadi 15,03% pada bulan Maret 2019. Indikator yang membanggakan, adalah ada penurunan pada tingkat kedalaman kemiskinan. Artinya sebenarnya mereka yang tadinya berada di kerak kemiskinan mulai terangkat meskipun belum sukses melewati batas garis kemiskinan,” katanya.Sentot menuturkan, untuk mengukur kemiskinan makro, penduduk miskin didefinisikan sebagai penduduk/keluarga yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan (GK), yang terdiri dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Meski demikian menurut Sentot Garis Kemiskinan sangat sulit bahkan hampir mustahil bisa diturunkan karena kenaikan harga/inflasi pasti selalu ada, sedangkan deflasi juga memiliki dampak yang tidak baik.“Kebijakan pengendalian inflasi yang tidak efektif juga dapat menambah angka kemiskinan, perlu kehati-hatian, karena mereka yang dalam kategori ‘hampir miskin’ bisa menjadi dalam kategori ‘miskin’. Jika terjadi kenaikan (inflasi) GK sebesar 5% maka tingkat kemiskinan akan meningkat jadi 17,7%,” katanya.Sentot juga mengurai masalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Purbalingga yang masih dalam kategori sedang, yakni 68,41 pada tahun 2018. Dari beberapa komponen IPM, menurutnya aspek capaian pendidikan di Purbalingga yang masih rendah. Mulai dari Harapan lama Sekolah (11,94 tahun) yang masih di bawah Jawa Tengah maupun Nasional, demikian pula Rata-rata Lama Sekolah (6,87 tahun).

Komentar

VIDEO TERKINI