Ratusan Guru TPQ Dilatih Mengatasi Anak Kecanduan Gadget dan Dakwah TPQ 4.0

Desember 4, 2019

SEMARANG, RAKYATJATENG – Ratusan guru TPQ se-Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi di Masjid An Nur PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro), Selasa (3/12).Mereka mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN Pusmanpro bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah.Dalam pelatihan tersebut para guru TPQ mendapatkan materi tentang mengatasi anak yang kecanduan gadget dan dakwah TPQ 4.0. Selain mendapatkan pelatihan, para guru TPQ juga memperoleh santunan.Hadir sebagai pemateri yakni Bambang Nugroho, trainer sekaligus motivator nasional dan Community Development Supervisor Umma Indonesia.“Pelatihan ini merupakan bentuk dari program zakat PT PLN Pusmanpro di bidang pendidikan dengan mengambil isu terkini yakni, pemanfaatan teknologi informasi,” kata General Manager PT PLN Pusmanpro, M Dahlan Djamaluddin di sela-sela pelatihan.Dikatakan bahwa kegiatan ini merupakan program berkelanjutan. “Semoga dengan pelatihan ini bisa bermanfaat bagi para guru TPQ serta mendapatkan berkah dari Allah,” ujarnya.Tak hanya di pendidikan, YBM PT PLN Pusmanpro juga sudah menyelenggarakan beberapa program di bidang kesehatan seperti Pusat Kesehatan Masjid yang berisi layanan kesehatan gratis bagi warga.Sementara Kepala Kantor IZI Perwakilan Jawa Tengah, Djoko Adhi Saputro mengatakan, diambil tema teknologi karena saat ini teknologi sedang menguasai yang bisa menjadi manfaat atau bahkan menjadi hal buruk sehingga perlu adanya pemahaman yang baik.Karena saat ini salah satu pokok permasalahan di masyarakat yakni di keumatan adalah semakin rendah anak-anak datang ke pusat kajian atau TPQ dan lebih memilih bermain gadget.”Pelatihan ini menyesuaikan kekinian khusus diangkat tema tentang dunia teknologi karena TPQ pasti terkena dampak teknologi. Semoga pelatihan ini menjadi wawasan dan khasanah serta dapat memotivasi ke anak-anak tentang pemanfaatan teknologi,” jelasnya.

Komentar