Jelang Pilkada, Bawaslu Imbau Masyarakat Tak Sebar Berita Hoax dan Isu Sara

Desember 1, 2019

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, akan menggandeng Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk bersama-sama mengawasi semua tahapan pilkada 2020.Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Divisi Organisasi, SDM, Data, dan Informasi Kota Pekalongan, Bambang Sukoco saat membuka kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipasif Bersama KIM Kota Pekalongan, bertempat di Aula Kelurahan Kandang Panjang, Jumat malam (29/11/2019).Dalam sosialisasi tersebut, Bambang menyampaikan pelibatan KIM dalam hal ini dapat memaksimalkan kerja dan fungsi pencegahan, serta penindakan dari Bawaslu Kota Pekalongan.“Kami ingin menggugah kepedulian KIM dan masyarakat untuk menjadi mitra kami, guna membantu kinerja Bawaslu dalam menginformasikan kepada masyarakat mengenai pentingnya pilkada. Selain itu, juga mengajak masyarakat untuk tidak menyebar berita hoax dan ujaran kebencian, isu SARA, atau menerima money politik. Sehingga akan tercipta pemilu yang bersih, jujur, berintegritas, berkualitas dan bermartabat,” terang Bambang.Menurut Bambang, sosialisasi ini sebagai bentuk upaya menggerakkan KIM bersama masyarakat setempat untuk turut aktif melakukan pengawasan dalam menyongsong pilkada tahun mendatang.“Kami ingin bersinergi dengan KIM di setiap kelurahan untuk turut serta menggerakan kepedulian pengawasa partisipatif terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungan sehinga paradigma itu harus kita pangkas bersama. Mari kita semua turut mengawasi dan turut serta dalam setiap tahapan pemilu nanti,” tegas Bambang.Lurah Kandang Panjang, Amat Fauzan sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Menurutnya tingkat partisipasi masyarakat khususnya di Kelurahan Kandang Panjang pada pemilu serantak tahun ini sudah sangat baik.“Sosialisasi ini sangat penting karena partisipasi masyarakat dalam Pemilu serentak kemarin sangat besar terutama di kelurahan kami juga sangat tinggi. Namun untuk partisipasi pengawasannya masih perlu ditingkatkan untuk dapat melapor namun dan ikut mengawasi dalam pencegahan dan penyelewengan pemilu ke depan,” ucap Fauzan.

Komentar