DPRD Coret Anggaran Pembangunan Pasar Sugihwaras Baru, Ini Alasannya

November 22, 2019
Belum ada gambar

Komisi B bahkan sempat mencoret anggaran tersebut. Namun kemudian anggaran dikembalikan agar pembangunan Pasar Senggol Baru dapat diselesaikan. Justru anggaran untuk Pasar Sugihwaras Baru sebesar Rp11,2 miliar yang kemudian dicoret karena perencanaannya dinilai tidak jelas. DPRD meminta agar pembangunan Pasar Senggol Baru dan Pasar Sugihwaras Baru diselesaikan secara runtut.“Harusnya cukup dua tahun ini selesai. Pasar Senggol Baru diselesaikan dulu satu tahun untuk menampung pedagang dari Pasar Senggol Lama. Baru berikutnya dibangun Pasar Sugihwaras Baru yang akan digunakan untuk menampung pedagang Alun-alun. Berikutnya baru Alun-alun dituntaskan penataannya,” kata Rozak.Wakil Ketua Komisi B, Budi Setiawan menyatakan hal serupa. Melihat perencanaan yang tidak jelas, dia menilai Pemkot tidak serius dalam pembangunan tersebut. “Harusnya pembangunan Pasar Sugihwaras baru ini bisa sekaligus masuk DED dan digarap multiyears. Kalau ini tidak masuk DED dan semuanya baru. Sehingga ini bingung semua,” kata Budi Setiawan.Kasi Sarpras pada Dindagkop dan UKM, Deddy Setyawan menjelaskan, usulan anggaran sebesar Rp11,2 miliar untuk lanjutan pembangunan Pasar Sugihwaras Baru dialokasikan untuk pembangunan di sisi utara dan timur yakni untuk 209 kios fashion dan 52 kios kuliner, ditambah 22 kios kuliner bagi pedagang yang menolak direlokasi ke Pasar Senggol Baru.“Untuk yang tahap pertama di sisi barat, dilakukan pembangunan untuk 47 kios fashion. Tahun depan diusulkan untuk pembangunan lanjutan di sisi utara dan timur,” jelas Deddy.Sedangkan untuk Pembangunan Pasar Senggol Baru di Kuripan, tahun 2020 diusulkan sebesar Rp1,5 miliar untuk melanjutkan pembangunan kios sebanyak 46. Pada tahun 2019, sudah dilakukan pembangunan untuk 156 kios.“Tahun 2019 dilakukan pembangunan 156 kios dengan anggaran Rp4,3 miliar. Kemudian tahun depan diusulkan untuk pembangunan kios bagi pedagang yang belum terakomodir sebanyak 46 kios,” tandasnya. (nul/RP)

Komentar

VIDEO TERKINI