DPRD Coret Anggaran Pembangunan Pasar Sugihwaras Baru, Ini Alasannya

November 22, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Komisi B DPRD Kota Pekalongan, mencoret anggaran sebesar Rp11,2 miliar untuk pembangunan lanjutan Pasar Sugihwaras Baru yang diusulkan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM pada tahun anggaran 2020.Pencoretan dilakukan karena perencanaan pembangunan Pasar Sugihwaras Baru dinilai tidak jelas. Selain itu, pembangunan tahap pertama Pasar Sugihwaras Baru di sisi barat yang dilaksanakan tahun ini juga dinilai lambat karena progresnya masih minim sehingga diragukan selesai tepat waktu.DPRD meminta Pemkot Pekalongan untuk terlebih dulu fokus menyelesaikan pembangunan Pasar Senggol Baru di Kuripan sebagai tempat relokasi pedagang dari Pasar Senggol Lama. Jika sudah selesai, baru dilakukan pembangunan lanjutan Pasar Sugihwaras Baru untuk menampung pedagang dari Alun-alun.“Anggaran untuk pembangunan lanjutan Pasar Sugihwaras Baru sebesar Rp11,2 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan di sisi utara dan timur kami drop. Silakan untuk menyelesaikan dulu pembangunan Pasar Senggol Baru,” tegas Ketua Komisi B DPRD Kota Pekalongan, Abdul Rozak dalam rapat kerja dan pembahasan anggaran Komisi B bersama Dindagkop dan UKM, Rabu (20/11).Rozak berharap, keputusan Komisi B tersebut dapat dipertahankan hingga pembahasan di tingkat Badan Anggaran. “Idealnya keputusan ini tidak dirubah tapi justru akan dikuatkan di Banggar. Nanti keputusan ada di tangan ketua Banggar tapi kami perwakilan di Banggar akan mencoba mempertahankan ini,” tambahnya.Awalnya, dalam rapat tersebut DPRD dibuat bingung dengan penjelasan Kasi Sarpras Dindagkop dan UKM, Deddy Setyawan, terkait usulan anggaran pembangunan lanjutan untuk Pasar Senggol Baru dan Pasar Sugihwaras Baru pada tahun 2020. Lanjutan pembangunan Pasar Senggol Baru yakni untuk membangun 46 kios, diusulkan senilai Rp1,5 miliar. Namun angka itu dinilai terlalu tinggi mengingat pembangunan tahap pertama untuk 156 kios hanya membutuhkan Rp4,3 miliar.

Komentar

VIDEO TERKINI