Kemendagri Akui Konsep “Bergerak Bersama” Berhasil Majukan Kota Semarang

Oktober 16, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Melalui konsep pembangunan bergerak bersama, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dinilai berhasil memajukan Kota Semarang, Jawa Tengah.Hal itu disampaikan Plt Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik saat penjurian program Indonesia Visionary Leader bertema “Memacu Visi menuju Kedigdayaan Investasi” di Auditorium Gedung Sindo Jakarta Pusat, Selasa (15/10).”Lewat konsep bergerak bersama ini Kota Semarang menjadi lebih maju. Untuk itu saya dukung Pak Hendrar Prihadi maju terus jadi Wali Kota,” katanya.Plt Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negri Akmal Malik bersama ketiga panelis lainnya pun memuji kinerja Hendi. Pihaknya memberikan apresiasi dengan apa yang telah dilakukan Hendi selama memimpin Kota Semarang.Dalam memimpin Kota Semarang, Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini dinilai berhasil merevitalisasi kawasan bersejarah yang juga menjadi salah satu potensi wisata di Kota Semarang, Kota Lama.Mantan Ketua KNPI Jateng itu juga berhasil melakukan pembangunan kembali kawasan Pasar Johar dan Kampung Melayu Semarang.Dalam kesempatan tersebut Hendi mengatakan bahwa setiap pemimpin daerah tentu menginginkan kota yang dipimpin mengalami maju dan masyarakatnya sejahtera.”Tidak ada pimpinan daerah yang tidak menginginkan kotanya maju, masyarakatnya nyaman, produktifitasnya semakin bagus, statistik dan angka pertumbuhan semakin naik,” kata Hendi.Sebelumnya, jumlah jalan rusak di Kota Semarang mencapai 54 persen, jumlah investasi kecil 0,9 triliun dan wilayah rawan banjir sebesar 41 persen, serta IPM tertinggal dibanding kota lainnya yang hanya berada di angka 77,58, kini angka tersebut melonjak ke atas.Sedangkan saat ini pertumbuhan ekonomi meningkat di angka 6,52 persen, pertumbuhan investasi meningkat menjadi Rp27,5 triliun.Sementara, angka kemiskinan menurun menjadi 4,15 persen, luas wilayah kumuh menurun menjadi 112 hektar, wilayah rawan banjir menurun menjadi 17,4 persen, serta kondisi jalan rusak menurun menjadi 10,5 persen.

Komentar

VIDEO TERKINI