Rumahnya Diperbaiki Pemerintah, Begini Perasaan Mbah Suwarti

Oktober 10, 2019
Belum ada gambar

DEMAK, RAKYATJATENG – Awalnya, Suwarti (71) merasa kesal dan kecewa dengan anaknya ketika mengetahui rumah yang dihuni bertahun-tahun akan dibongkar.Ia mengira tanah rumah itu akan dijual. Padahal sebaliknya, rumahnya justru dibongkar untuk diperbaiki agar layak huni.Ya, rumah perempuan lanjut usia ini terpilih mendapatkan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) setelah diajukan oleh kepala dusunnya untuk divalidasi kelayakannya. Tidak menyangka karena mendapatkan bantuan pembangunan RTLH, Suwarti sekeluarga pun terharu.Menantunya, Mu’minah (56) tak henti bersyukur karena rumah yang dihuni oleh mertuanya itu akhirnya bisa diperbaiki. Maklum saja, selama ini Suwarti tidak mau diajak untuk tinggal bersama anak-anaknya dan memilih untuk menempati rumahnya meski dengan kondisi seadanya.“Kemarin itu waktu dibongkar katane mbahe rumahnya mau saya jual, agak kecewa sedikit ya ini. Katanya nggak mau tidur ditempat saya, mau tidur di bekasnya ini, nggak mau masuk,” jelas Mu’minah pada acara Ground Breaking Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng di Desa Kangkung, Demak, Jawa Tengah, Rabu (9/10/2019).Diceritakan, selama ini aktivitas Mbah Suwarti adalah ke kebun untuk mencangkul, membersihkan rumput, terkadang juga memanen ketela untuk kemudian dijual ke Pasar Mranggen dengan berjalan kaki. Menurut Mu’minah, meski sudah memasuki usia senja, Mbah Suwarti memang masih giat untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kini sebentar lagi rumah yang ia huni bertahun-tahun itu akan dibangun menjadi lebih baik dalam jangka waktu sekitar tiga bulan.Senada dengan keluarga Mbah Suwarti, Yanto (30) dari Dukuh Senggrong, Desa Kangkung juga sangat kaget dan bersyukur karena mendapatkan bantuan pembangunan RTLH. Ia berharap dengan adanya program desa binaan ini, ke depan Desa Kangkung bisa lebih maju.

Komentar

VIDEO TERKINI