Jimly Asshiddiqie Bawakan Kuliah Umum di USM

September 10, 2019
Belum ada gambar

Selain itu, Jimly juga mengatakan bahwa dalam mengubah kesimpulan dapat berabad-abad, sedangkan pada zaman ini setiap hari dapat mengubah kesimpulan.“Berfikirnya selalu relatif jangan memutlakkan pikiran kita sendiri dan menjadi orang membuka pikiran serta jangan cepat mengambil kesimpulan, jangan cepat membenci orang, jangan cepat mencintai orang,” katanya.Media berkembang dengan pesat peranannya, sehingga sudah banyak yang membedakan antara the real reality and media reality. Realitas media itu sentuhan sedangkan real reality adalah realitas yang sesungguhnya hal yang berbeda.“Definisi yang baik dimasa lalu kita sesuaikan dengan tempatnya itu baik tapi sekarang jadi jelek karna kesimpulannya itu berbohong. Cara penyampaian satu orang dengan yang lain berbeda itu namanya bohong atau munafik,” ucapnya.Maka, Jimly menambahkan, definisi munafik dan bohong itu berubah definisi kebaikan dan keburukan Post Truth tidak ada yang benar salah semua, bahwa sebenarnya makna simbolik.Sementara itu, Direktur Pascasarjana USM Dr Drs Djoko Santoso MSi menambahkan, negara kita adalah negara hukum yang menjadi panglima dan mempunyai ciri kekuasaan yaitu dijalankan sesuai hukum.“Kegiatan negara dibawah kontrol kekuasaan hukum, Undang-undang yang menjamin Hak Asasi Manusia (HAM), dan pembagian kekuasaan,” pungkas Djoko. (sen)

Komentar

VIDEO TERKINI