Pagelaran Seni Budaya Nusantara, Pesan Damai untuk Papua dari Jawa Tengah

SEMARANG, RAKYATJATENG – Ribuan orang memadati Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (7/9) malam. Datang dari segala penjuru daerah, mereka menghadiri acara Pagelaran Seni Budaya Nusantara.

Acara bertajuk “Kita Semua Bersaudara, Kita Satu Bangsa Indonesia Mari Kita Jaga Keutuhan NKRI” ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jateng, Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro.

Tidak hanya warga Kota Semarang, acara ini juga diikuti oleh warga Jawa Tengah lainnya. Selain itu, warga Papua yang berada di Jawa Tengah turut memeriahkan.

Selain para pejabat forum pimpinan daerah, TNI, Polri, tokoh lintas agama, mahasiswa dan juga pelajar tampak berbaur bersama mengenakan ikat kepala merah putih sembari mengibarkan bendera merah putih kecil.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi terselenggaranya acara yang digagas oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel M.Si dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi S.E M.M.

Di hadapan ribuan masyarakat yang menghadiri acara dengan bintang tamu Didi Kempot itu, Ganjar mengajak semua menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Caranya adalah dengan saling menghormati dan tidak boleh terpecah belah.

“Malam ini, kita semua berkumpul untuk menjaga persatuan bangsa. Kita tidak mau, bangsa ini ambyar, kita tidak boleh membiarkan NKRI ambyar. Setuju!,” kata Ganjar.

Kapolda Jateng Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel M.Si mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga Papua.

“Kami cinta Papua. Tidak ada yang biasa menyakiti Papua, karena Papua adalah Indonesia,” teriak Kapolda.

Sementara itu, Samuel Wakku selaku pembina dan sesepuh mahasiswa di Semarang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya acara ini.

“Sebagai pembina dan sesepuh mahasiswa di Semarang, kami menyambut baik serta menyampaikan apresiasi dengan adanya acara ini. Mari bangun kebersamaan dan kerukunan, kita sama anak bangsa, bangsa Indonesia. Papua adalah Indonesia,” ucap Samuel Wakku.

Kehadiran Godfather of Broken Heart, Didi Kempot dalam acara tersebut menambah meriah suasana. Melalui lagu-lagu yang sedang hits saat ini seperti Banyu Langit, Pamer Bojo dan lainnya, para Sad Boys dan Sad Girls tersebut bergoyang dan bernyanyi bersama.

Dalam Pagelaran Seni Budaya Nusantara tersebut juga ditampilkan tari daerah diantaranya dari Aceh, Jawa Tengah, Bali dan Papua. (sen)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono