Begini Kondisi Kampung Pelangi Semarang Sekarang

September 7, 2019

SEMARANG, RAKYATJATENG – Bagaimana kabar kampung pelangi setelah dua tahun dibuka?Ketua Pokdarwis Kampung Pelangi, Slamet Widodo bercerita bahwa kondisi sekarang berbeda dibanding awal dibuka.”Sekarang yang mengelola masyarakat, kemarin (awal) masih dibantu pemerintah. Pengecatan pun sudah sejak dua tahun hasil swadaya masyarakat,” ceritanya, Jumat (6/9).Ndan Slawi, sapaan akrabnya, mengatakan biar tidak pudar, warga selalu iuran untuk memperbaharui cat setahun sekali.Biasanya, pengecatan oleh warga dilakukan menjelang hari kemerdekaan.”Karena swadaya ya ngecatnya yang kelihatan saja. Kalau yang jangakuannya sulit. Misal genting ya engga,” tuturnya.Diakuinya, meski tidak seramai dulu, kampung pelangi saat ini sudah dikenal. Pengunjung terbanyak pada akhir pekan.Banyak pengunjung yang berasal dari luar kota, hingga luar negeri. Bahkan kampungnya pun jadi objek penelitian sejumlah dosen.Ia mengakui saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.Semisal bagaimana terus menghidupkan kampung pelangi agar eksistensinya tetap terjaga.”Anak muda kampung kami rencana mau bikin usaha ternak ikan di kali. Jika jadi bisa jadi objek baru di kampung kami. Ke depan kami juga ingin membuat destinasi wisata air di kampung pelangi,” tutur Slawi.Selain itu, ia juga berencana menggelar festival Kampung Pelangi yang berisi lomba mural, hingga fotografi pada Desember mendatang.Slamet sadar bahwa berbagai even harus terus digalakkan karena latar belakang kampung pelangi bukan kampung budaya atau sejarah.Meski begitu, pihaknya tetap berusaha mengembangkan seni budaya. Seni yang dikembangkannya adalah grup jathilan.”Di sini kampung pinggir kota, dimana kami harus benar-benar kreatif. Tidak hanya sekadar mengandalkan selfie. Oh iya, sekarang di kampung kami ada gardu pandang baru,” tuturnya.

Komentar