Tabrakan Beruntun 21 Kendaraan di Tol Purbaleunyi, Korban Meninggal 9 Orang

September 3, 2019
Belum ada gambar

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, penyebab pasti kecelakaan sedang dianalisis. Perlu dilakukan olah TKP untuk menentukannya. “Akan dilihat apakah ini penyebabnya tunggal atau banyak,” tuturnya.Untuk jumlah korban, Dedi menuturkan bahwa korban meninggal mencapai 9 orang. Korban yang mengalami luka berat 8 orang dan luka ringan 25 orang. “Diupayakan jangan sampai ada korban meninggal lagi, semua sedang dirawat,” tuturnya.Sementara itu, Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengungkapkan, ada dua pengaturan lalu lintas yang dilakukan Jasa Marga Cabang Purbaleunyi. Yakni, contraflow dan pengalihan arus lalu lintas. Untuk pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian, contraflow diberlakukan di titik awal Km 93 hingga Km 90. Sedangkan pengguna jalan yang melintas dari arah Bandung menuju Jakarta diarahkan keluar melalui GT Cikamuning Km 116 dan masuk kembali ke tol Purbaleunyi melalui GT Jatiluhur Km 84.“Kami imbau menggunakan jalur alternatif untuk pengguna jalan di jalur arah Jakarta yang terdampak kecelakaan.Sementara itu, pengguna jalan di jalur sebaliknya kami imbau untuk tetap fokus berkendara dan memenuhi kecepatan minimum berkendara di jalan tol,” kata Heru. Sekitar pukul 18.00 WIB kemarin, petugas gabungan dari kepolisian dan Jasa Marga Cabang Purbaleunyi berhasil mengevakuasi seluruh kendaraan dan korban. Meski demikian, contraflow dan pengalihan arus masih diberlakukan sampai tadi malam.Kecelakaan di tol Purbaleunyi kemarin bukan yang pertama. Sejak Februari sampai Agustus tahun ini saja, terjadi lima kali kecelakaan. Laka pertama terjadi pada 12 Februari. Kala itu sebuah mobil menabrak Ramdhan Riyanto, warga Kota Cimahi, yang nekat menyeberangi tol tersebut di Km 125.Belakangan diketahui bahwa korban mengalami gangguan jiwa. Insiden kedua terjadi sepekan kemudian. Tepatnya 19 Februari. Lima kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Km 110. Tiga orang mengalami luka-luka. Lalu, sepekan berikutnya, 26 Februari, terjadi kecelakaan ketiga. Truk pengangkut gas milik PT Samator terguling di Km 91. Untung, tidak ada korban jiwa.

Komentar

VIDEO TERKINI