20 Hari, Polisi Ungkap Delapan Kasus Narkoba

Agustus 28, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Dalam waktu 20 hari selama digelarnya Operasi Antik Candi 2018, Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota berhasil mengungkap delapan kasus peredaran dan atau penyalahgunaan narkoba dan menangkap sembilan tersangka.Dari delapan kasus itu, empat di antaranya merupakan ungkap kasus sabu-sabu, dengan jumlah tersangka sebanyak lima orang dan barang bukti sabu yang diamankan seberat 5,43 gram. Selanjutnya, dua kasus merupakan ungkap kasus ganja, dengan tersangka sebanyak dua orang dan barang bukti daun ganja seberat 21,28 gram. Sedangkan dua lainnya merupakan ungkap kasus psikotropika, tersangka sebanyak dua orang, dengan barang bukti yang diamankan delapan butir pil alprazolam.Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandy Sitepu dalam kegiatan ekpos di aula mapolres setempat, Senin (26/8) menjelaskan, dari sembilan tersangka yang ditangkap, dua di antaranya sebelumnya sudah masuk daftar TO (target operasi) sejak lama.“Dari sembilan orang ini, dua merupakan TO dan baru sekarang tertangkap. Satu tersangka tidak bisa kita hadirkan ke sini karena masih berada di rutan dan dalam kondisi sakit,” jelas Kapolres, didampingi Wakapolres Kompol I Wayan Tudy Subawa, dan Kasat Narkoba, AKP Rohmat Ashari.Kapolres menerangkan, kelima tersangka dari empat kasus narkoba jenis sabu yang diungkap, pertama adalah tersangka berinisial PK (29) warga Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Dia ditangkap pada Jumat (2/8) malam, dengan barang bukti 2 paket sabu seberat 1,04 gram, 1 hp, 1 pipet kaca, uang tunai Rp1,5 juta, dan 1 set sedotan plastik.Tersangka pengedar dan atau pemakai sabu kedua yakni MI (38), warga Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan yang ditangkap pada Kamis (5/8) sore. Barang bukti yang diamankan berupa 3 paket sabu seberat 1,78 gram, 1 HP, dan 1 unit sepeda motor.

Komentar

VIDEO TERKINI