KPK Geledah Sebuh Kantor di Karanganyar hingga Dini Hari

Agustus 22, 2019

KARANGANYAR, RAKYATJATENG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Gabriella Yuan Ana, tersangka dugaan kasus suap lelang proyek Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran (TA) 2019, di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (21/8) hingga Kamis dini hari (22/8).Kantor Ana terletak di Jalan Mawar Timur 2/ AB .16 Fajar Indah RT 005 RW 009 Desa Baturan, Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar, Jateng. Yuan Ana adalah Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri.Sekitar enam orang petugas KPK melakukan penggeledahan di kantor kerja, Yuan Ana, mulai Rabu (21/8) sekitar pukul 20.00 WIB hingga selesai pada Kamis, sekitar pukul 00.15 WIB.Setelah menggeledah empat jam lebih, petugas KPK keluar dengan membawa dua tas koper diduga berisi berkas-berkas surat administrasi proyek untuk dijadikan barang bukti.Ketua RW 009 Desa Baturan, Kecamatan Colomadu Karanganyar H. Ceng Haidar yang dijadikan saksi mengatakan sebanyak enam petugas KPK masuk melakukan penggeledahan di kantor milik Gabriella Yuan Ana di Baturan Colomadu Karanganyar.”KPK masuk melakukan penggeledahan, Rabu (21/8), sekitar pukul 20.00 WIB. Saya diminta tanda tangan surat-surat kemungkinan sebagai saksi,” kata Haidar seperti dilansir Antaranews.com.Namun, Haidar tidak mengetahui pasti surat-surat atau berkas-berkas yang dikumpulkan dan dibawa oleh petugas KPK.Waseso, orang tua tersangka Gabriella Yuan Ana, mengatakan sebelum penggeledahan, sempat dihubungi dan kemudian datang ke lokasi.Menurut Waseso kedatangan KPK ke kantor putrinya merupakan prosedur sebelum membuka segel untuk dilakukan penggeledahan.”KPK sekitar enam orang melakukan cek berkas-berkas di kantor putrinya, juga memanggil sejumlah pegawainya,” kata Waseso.”Kami juga sudah meminta putri yang kini menjadi tersangka untuk proaktif apa yang ditanyakan oleh KPK terbuka saja,” katanya.

Komentar