Sudah Enam Desa Tolak Politik Uang di Pilkades

Agustus 4, 2019

BATANG, RAKYATJATENG – Belum lama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Batang merilis lima desa yang menyatakan komitmennya untuk menolak praktik politik uang dalam gelaran pilkades serentak, September mendatang, kini giliran Desa Reban tergugah menyatakan komitmen yang sama.“Ya, Camat Reban kemarin menelpon saya, bahwa Desa Reban juga ikut menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Pilkades tanpa Politik Uang,” ungkap Kepala Dispermades Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata, belum lama ini.Dengan demikian, total ada enam desa di Kabupaten Batang yang siap menolak praktek politik uang pada gelaran Pilkades 2019. Adapun desa desa tersebut, yakni Desa Kreo dan Sodong di Kecamatan Wonotunggal. Kemudian, Desa Siberuk di Kecamatan Tulis, Desa Kemiri Barat di Kecamayan Subah, Desa Yosorejo di Kecamatan Gringsing, dan Desa Reban di Kecamatan Reban.Melihat komitmen enam desa tersebut, Bupati Batang, Wihaji, merasa bangga. Ia menargetkan, agar keenam desa tersebut dapat menjadi percontohan bagi desa lain di wilayah Kabupaten Batang maupun di luar wilayah Kabupaten Batang.“Saya berharap, setelah ini ada tambahan desa lagi yang siap menolak politik uang. Karena lebih banyak lebih baik, agar kedepan citra Kabupaten Batang juga akan ikut baik,” katanya.Ia berharap kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Batang yang akan ikut dalam pelaksanaan Pilkades serentak, agar sebisa mungkin menghindari politik uang.“Saya memerintahkan kepada semua calon kepala desa, agar jangan ada pelanggaran undang undang dalam pelaksanaan Pilkades. Secara teknis saya serahkan sepenuhnya kepada Dispermades. Lalu, saya juga minta kepada semua masyarakat Kabupaten Batang untuk menghindari politik uang. Ikuti aturan dan patuh terhadap undang undang, karena hal ini untuk menjaga masa depan Kabupaten Batang ke depannya,” jelas Wihaji mengakhiri. (fel/RP)

Komentar