BMKG Perkirakan Curah Hujan di Jateng Bagian Selatan Rendah

Agustus 1, 2019
Belum ada gambar

CILACAP, RAKYATJATENG – Sifat hujan di sebagian besar wilayah Jawa Tengah bagian selatan pada bulan Agustus 2019 diprakirakan di bawah normal atau 0-30 persen.Hal ini dikatakan Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo.”Berdasarkan Buletin Analisis dan Prakiraan Hujan Bulanan Edisi Bulan Agustus 2019 yang dikeluarkan BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, sifat hujan pada bulan Agustus di hampir semua wilayah Jawa Tengah masuk kriteria di bawah normal meskipun ada sebagian kecil yang mencapai kisaran 31-50 persen dan 51-84 persen. Artinya, bulan Agustus masih masuk musim kemarau,” katanya di Cilacap, Kamis (1/8).Kendati demikian, dia mengatakan sifat hujan di beberapa wilayah Jateng selatan khususnya sebagian kecil Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan Banjarnegara serta sebagian kecil Semarang diprakirakan normal atau 85-115 persen.Sementara untuk prakiraan curah hujan bulan Agustus, kata dia, curah hujan di sebagian besar wilayah Jateng diprakirakan berkisar 0-20 milimeter atau masuk kategori rendah.”Namun curah hujan di beberapa wilayah Jateng selatan maupun pegunungan tengah Jateng seperti sebagian kecil Kabupaten Cilacap, sebagian kecil Banyumas, sebagian kecil Kebumen, sebagian besar Purbalingga, sebagian besar Banjarnegara, sebagian kecil Wonosobo, dan sebagian kecil Temanggung diprakirakan berkisar 21-50 milimeter meskipun masih termasuk kategori rendah,” katanya.Disinggung mengenai kondisi cuaca di wilayah perairan selatan Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Teguh mengatakan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi pada bulan Agustus karena masih berada pada musim angin timuran.Bahkan, kata dia, tinggi gelombang di perairan selatan Jateng-DIY dan Samudra Hindia selatan Jateng-DIY pada tanggal 1-3 Agustus 2019 diprakirakan berkisar 2,5-4 meter. Hal ini karena adanya pola sirkulasi di Selat Makassar bagian utara dan pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4-30 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 4-30 knot.

Komentar

VIDEO TERKINI