Berbalut Rompi Tahanan KPK, Bupati Kudus Tebar Senyuman

Juli 28, 2019
Belum ada gambar

Untuk itu, guna menyelesaikan perkara tersebut, Tamzil mengatakan akan menyiapkan pengacara sebagai bantuan hukum. Sampai saat ini belum diketahui pasti lokasi tempat ketiganya ditahan. Pihak KPK belum memberikan keterangan terkait hal tersebut.Sebelumnya, pertemuan Tamzil dengan beberapa tamu di pendopo pemkab mendadak dihentikan kemarin. Staf khusus bupati meminta semua tamu meninggalkan ruangan. Tak lama kemudian, tersiar kabar bahwa bupati terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Tamzil diduga terlibat dalam jual beli jabatan di Pemkab Kudus.Seperti dikutip Jawapos.com, mobil rombongan KPK masuk kompleks pendopo Kabupaten Kudus sekitar pukul 09.00. Setelah salat Jumat, beberapa anggota KPK menyegel tiga tempat. Yaitu, rumah dinas bupati, ruang kerja staf khusus, dan ruang kerja Sekda.Total tujuh orang diamankan dalam kasus tersebut. Mereka adalah Bupati Kudus Muhammad Tamzil; Staf Khusus Bupati Kudus, Agus Soeranto (ATO); Plt Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kudus Akhmad Sofyan (AHS); Staf DPPKAD Kabupaten Kudus, Subkhan (SB); Ajudan Bupati Kabupaten Kudus, Uka Wisnu Sejati (UWA); Ajudan Bupati, Norman (NOM); Calon Kepala DPPKAD, Catur Widianto.Adanya OTT itu dibenarkan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. Dari informasi sementara yang diperoleh tim di lapangan, Tamzil diduga terlibat dalam transaksi suap yang berkaitan dengan pengisian jabatan di Kudus. “(Salah seorang pejabat daerah yang diamankan, Red) calon kepala dinas setempat (diduga pemberi suap),” kata Basaria.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI