Mencuci Kaki Orang Tua dan Minta Maaf, Inovasi Kreatif dari Lapas Gunung Sindur

Juli 25, 2019
Belum ada gambar

Kalapas juga rutin melakukan pertemuan saat apel pagi dan tatap muka di tempat ibadah. Dua pekan sekali digelar sesi curhat. Di saat itu ditekankan pemahaman bahwa semua narapidana memiliki hak yang sama. Tidak ada yang diistimewakan.Pembinaan kepribadianSetiap LAPAS punya cara berbeda mengimplementasikan revitalisasi. Begitu pula LAPAS Kelas III Gunung Sindur. Di sini, revitalisasi diarahkan pada pembinaan bakat dan kemampuan setiap WBP.“Kami membangun perpustakaan di setiap blok. Ya, kecil saja, tapi buku-bukunya selalu ganti,” kata Sopiana.“Kami juga menyediakan peralatan musik, dengan waktu bermain setiap Jumat sore.”Khusus perpustakaan, LAPAS Kelas III Gunung Sindur bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor. Semuanya tanpa biaya.Ada pula ruang video call, untuk memberi hak berkomunikasi narapidana kepada keluarganya. Khusus yang ini, pihak LAPAS bekerja sama dengan pihak swasta sebagai penyedia perangkat teknologi.“Layanan pengobatan gratis kami lakukan dengan jemput bola,” kata Sopiana.“Dua perawat menyambangi setiap blok sebulan sekali untuk melihat kondisi kesehatan setiap warga binaan.”Sejauh ini dua tenaga perawat melayani seribu lebih warga binaan cukup. Sebab, jika dianggap tidak cukup, pembicaraan akan mengarah ke soal anggaran dan lain-lain.Bicara soal anggaran, kata Sopiana, tidak ada habisnya. Yang penting, ada inovasi yang dilakukan untuk memberi pelayanan kepada narapidana.Pembinaan kepribadian juga dilakukan dengan memadatkan kegiatan pengajian, dan mengajak setiap santri beribada di masjid. Pengajian tidak hanya di masjid, tapi juga di setiap blok.Tidak hanya narapidana beragama Islam yang menggelar kegiatan rohani setiap hari, mereka yang beragama lain melakukan hal serupa.Di luar kegiatan itu, LAPAS punya kegiatan baru, yaitu mengajak napi bercocok tanam, budi daya ikan, pertukangan, belajar bisnis laundry, dan menjahit. Lahan kosong di belakang LAPAS disulap menjadi kebun sayur dan empang.

Komentar

VIDEO TERKINI