Rentan Terjadi Kebakaran, Keamanan Pom Mini Dipertanyakan

Juli 23, 2019
Belum ada gambar

Menurut dia, saat ini, pemerintah belum mempunyai dasar untuk menertibkan keberadaan penjual bensin eceran dengan menggunakan mesin pompa mini. Selama ini, lanjut dia, jajaran Pemkab Batang hanya melakukan monitoring dan pembinaan saja kepada para pemilik pertamini, sehingga mereka melengkapi tempat usaha dengan peralatan keamanan.“Pada monitoring yang dilakukan secara berkala itu, kami melihat banyak pemilik usaha BBM itu yang tidak melengkapi peralatan keamanan, seperti halnya alat pemadam kebakaran,” katanya.Selain tidak memiliki izin operasional dan kelengkapan alat keamanan, kata dia, banyak pengecer BBM dengan menggunakan mesin pompa mini ini tidak memiliki standar takaran. “Usaha mereka tidak bisa dilakukan uji tera seperti pada Pertamina,” katanya.Manager Communication and CSR PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Andar Titi Lestari pun mnegatakan hal yang sama. Menurut dia, penjualan BBM model seperti itu melanggar sejumlah aturan baku yang disyaratkan oleh Pertamina, seperti standar harga jual, standardisasi mengenai dispensernya, nozzle maupun kualitas BBM-nya.“Usaha pertamini ini sudah jelas ilegal karena pada aturan disebutkan untuk melakukan kegiatan usaha niaga hilir minyak dan gas harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah,” tegas dia. (fel/RP)

Komentar

VIDEO TERKINI