Waspadai Tiga Penyakit Tak Menular Ancam Usia Produktif

Juli 20, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Tiga penyakit tidak menular (PTM) perlu diwaspadai perkembangannya di era milenial ini. Ketiga penyakit itu adalah hipertensi (darah tinggi), diabetes melitus (kencing manis), dan jantung. Pasalnya penyakit itu tidak hanya menyasar kaum manula, tapi usia produktif pun rentan terserang penyakit tersebut.Kabid Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Budi Darmoyo, kemarin, menyatakan, tiga penyakit tidak menular yang perlu diwaspadai adalah hipertensi, diabetes melitus (DM) dan jantung. Ketiga PTM itu menjadi fokus di Dinkes Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, sebaran ketiga PTM itu merata, dari wilayah perkotaan hingga pedesaan. “Tidak ada titik-titik tertentu (sebarannya) berkaitan dengan penyakit itu,” terang dia.Dari tiga PTM itu, kata dia, paling banyak adalah hipertensi, disusul diabetes melitus. Estimasi dari pusat, terang dia, 23 persen dari usia produktif, yakni usia 15 tahun – 59 tahun menderita hipertensi. Untuk penderita diabetes melitus diprediksi 6 persen – 7 persen dari usia produktif.“Untuk mengetahui itu, kita sediakan deteksi dini untuk usia produktif di Posbindu. Posyandu sasarannya itu ibu hamil dan balita, kalau Posbindu sasarannya usia produktif dari 15 tahun hingga 59 tahun. Posbindu ini untuk deteksi PTM. Kita cek tensinya, cek gula darahnya untuk DM atau kencing manis, dan pemeriksaan kolesterol untuk kaitannya dengan penyakit jantungnya,” kata dia.Disebutkan, ada pergeseran pola penyakit di tengah-tengah masyarakat. Jika pada era 70-an hingga 80-an yang dominan itu penyakit menular, namun sekarang didominasi penyakit tidak menular. Menurutnya, hal ini karena perubahan pola gaya hidup yang terjadi.“Ini akibat perubahan gaya hidup termasuk pola makan model ‘fast food’, banyak lemak, konsumsi garam berlebihan, konsumsi gula berlebihan, istirahat kurang, mobilitas tinggi, faktor stres, penyalahgunaan alkohol, dan rokok. Konsumsi rokok kita juga tinggi sekali,” ujar dia.

Komentar

VIDEO TERKINI