Lewat Program Global Qurban, ACT Siap Salurkan 100 Ribu Hewan Kurban

Juli 11, 2019
Belum ada gambar

BLORA, RAKYATJATENG – Menyambut Idul Adha 1440 hijriah yang akan datang pada 11 Agustus 2019 mendatang, Global Qurban Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengajak muslim sedunia untuk ikut menyemarakkan keberkahan ibadah kurban di seluruh penjuru dunia. Tahun ini Global Qurban mengangkat tema ‘Dermawan Berqurban, Berkahnya Bahagiakan Dunia’.Acara peringatan ini berupa farm tour. ACT mengajak para stalkholders yang terdiri dari media, mitra, donatur, komunitas, korporasi, dan influencer untuk melihat cara Global Qurban mengelola hewan kurban, langsung dari peternakan.Global Qurban juga mengimbau umat muslim sedunia untuk mengakselerasikan kedermawanan, yaitu tidak hanya meraih takwa melalui ibadah kurban, namun juga berbagi kepada sesama.“Kami mengajak sahabat-sahabat dermawan semua untuk merasakan langsung pengalaman sebelum dan saat berkurban ikut terjun mengetahui setiap proses persiapan implementasi kurban, melihat kualitas ternak, dan kesiapan Global Qurban,” ujar Presiden Global Qurban, Hafit Timor Mas’ud di Lumbung Ternak Wakaf (LTW) Desa Sambong, Blora, Jawa Tengah, Kamis (11/7).Hafit sempat berbagi cerita kegiatan Global Qurban yang sudah pernah dilaksanakan. Seperti pada 2018 lalu di Desa Nanggela, Tana Toraja, Sulawesi. Di wilayah tersebut masyarakat setempat sudah 50 tahun tidak pernah merasakan daging kurban. Pemotongan hewan kurban dari Global Qurban merupakan pengalaman perayaan lebaran kurban pertama bagi masyarakat sekitar.Adapula penyaluran hewan Qurban ke Somalia, negara dengan angka kemiskinan hingga level 82 persen di Afrika. “Ibadah kurban bukan sekadar aktivitas penyembelihan hewan. Lebih dari itu kurban memiliki dimensi aktivitas ritual ibadah, syiar, dakwah islamiyah, kebermanfaatan sosial serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkap Hafit.Dalam pengelolaan profesional Global Qurban, terdapat filantropi Islam berbentuk wakaf sebagai penggerak utamanya. ACT menginisiasi Global Wakaf Foundation sebagai lembaga yang khusus mengelola filantropi dan kebermanfaatan wakaf. Salah satu program masterpiece adalah kawasan wakaf terpadu (KWT) di Blora.Sementara itu, President Global Wakaf Iman Akbari menyampaikan, dalam KWT ini terdapat Lumbung Ternak Wakaf (LWT). Di dalamnya ada pengelolaan implementasi wakaf dalam penyediaan hewan kurban. Dari program ini banyak tenaga lokal yang berhasil diserap. LTW melibatkan banyak peternak dan petani daerah untuk mengelola stok hewan kurban dengan pola pemberdayaan yang menyejahterakan sehingga roda ekonomi masyarakat di wilayah implementasi Global Qurban terus bergerak.“Dalam kawasan ini (LTW) aset-aset wakaf produktif dikelola secara optimal sehingga mampu membawa ekonomi masyarakat setempat ke arah yang lebih baik. LTW juga memastikan hewan kurban yang akan disembelih sesuai dengan syariah serta membuat pengelolaan manajemen stok kurban terjaga,” kata Iman.Iman menuturkan, ketidakpastian stok hewan kurban berdampak pada fluktuatifnya harga hewan. Dari LWT inu juga berhasil mengangkat ekonomu peternak setempak.Sejalan dengan itu, Vice President ACT Ibnu Khajar menambahkan, program Dermawan Berqurban hadir karena diyakini masih banyak orang Indonesia yang berjiwa dermawan. Program ini diharapkan bisa lebih membantu para dermawan untuk menyalurkan ibadah kurban.Selain itu, Global Qurban terus meningkatkan jejaring kemitraan yang artinya menambah lagi opsi kemudahan berkurban. Jejaring lokal bertambah, jejaring luar negeri diluaskan, saling berkolaborasi, menyukseskan perayaan akbar lebaran kurban.“Insya Allah di tahun ini, kami niatkan untuk menyalurkan 100 ribu kurban setara kambing yang akan menyasar kembali 34 provinsi di Indonesia dan menjangkau 50 negara serta menyapa 7,5 juta penerima manfaat warga prasejahtera, wilayah konflik, dan bencana,” pungkas Ibnu. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI