Banyak yang Nitip PPDB, Ganjar: Saya tidak Bisa Ditekan

Juli 9, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Meski sudah menggunakan sistem online, budaya titip menitip dari orang tua pada PPDB ternyata masih ada. Tidak tanggung-tanggung, ada orang tua yang mencoba melobi gubernur agar anaknya diterima di sekolah favorit.Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, setiap hari dihubungi para orang tua siswa melalui telepon. Ada yang mengaku pendukungnya ketika pemilihan gubernur, teman sekolah, bahkan pejabat penting.Para orang tua itu meminta dirinya memberi jalan agar anaknya diterima di sekolah favorit.”Ojo nesu, ojo mecucu. Saya ini tiap hari menerima aduan. Semua orang tua, anaknya ke negeri. Tetapi sistem ini tidak bisa. Pahit memang, saya sampai ditekan, ada pendukung, bahkan pejabat penting yang menekan saya. Saya tidak bisa,” ujarnya saat mengunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng,  Senin (8/7).Orang nomor satu di Jateng itu memberikan penjelasan dengan tenang dan menyatakan, jika tidak ada satu pun orang yang bisa menekan dirinya untuk meloloskan calon siswa masuk ke SMA tertentu.Di Posko PPDB Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng itu Ganjar sempat menemui salah satu orang tua siswa. Sembari menangis, Dian Puji Lestari, 39, mengadu pada Ganjar soal anaknya yang tidak diterima di SMA 1 Semarang.Pada satu momen, sembari menangis, Dian bahkan berkata pada Ganjar dengan nada tinggi. “Saya lihat Pak Ganjar mau nangis. Saya sampe sebel. Anak saya mendaftar melalui jalur zonasi ke SMA Negeri 1 Semarang, karena jaraknya 2,2 kilometer. Tetapi kemudian tergeser ke SMA 7 yang jaraknya 10 kilometer. Anak saya perempuan, tidak bisa naik sepeda motor. Saya pindah ke jalur prestasi tidak bisa. Saya ingin anak saya tetap bisa masuk SMA Negeri 1,” kata Dina.

Komentar

VIDEO TERKINI