Peserta Rakernas Apeksi Bersantap Pagi di Hutan Wisata Tinjomoyo

Juli 5, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Setelah dibuka di Hotel Po Kota Semarang, rangkaian Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) ke-14 berlanjut ke Hutan Wisata Tinjomoyo.Di sana, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengajak sejumlah walikota beserta jajaran pemerintah kota dari seluruh Indonesia, untuk menikmati suasana alam Kota Semarang.Peserta Rakernas Apeksi 2019 disuguhi pengalaman bersantap pagi ala Pasar Semarangan yang berlokasi di tengah Hutan Tinjomoyo. Di hari sebelumnya, para peserta Rakernas Apeksi juga telah diajak berkeliling Kota Semarang melalui agenda City Tour.Melalui kegiatan tersebut, Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu ingin memaksimalkan momentum Rakernas Apeksi untuk memperkenalkan keunikan kota yang dipimpinnya.Adapun kawasan Hutan Tinjomoyo merupakan salah satu potensi wisata di Kota Semarang yang coba dikembangkan Hendi beberapa waktu terakhir. Berlokasi tak jauh dari pusat kota, Hutan Tinjomoyo merupakan bagian dari keragaman wisata yang dimiliki Kota Semarang.Kegiatan pagi tersebut juga diisi dengan agenda penanaman pohon, yang menjadi agenda rutin Rakernas Apeksi setiap tahunnya.Dalam kesempatan itu, Hendi menyebut kegiatan penanaman pohon yang dilakukan pagi itu dapat membangun sebuah ikatan, antara para walikota se-Indonesia dengan Kota Semarang.”Mudah-mudahan beberapa tahun lagi Bapak Ibu Walikota sudah menjadi gubernur, kemudian bisa menyempatkan datang ke sini menengok pohon yang hari ini kita tanam sudah sebesar apa,” kata Hendi, Kamis (4/7).Di sisi lain, Ketua Dewan Pengurus Apeksi Airin Rachmi Diany menuturkan penanaman pohon menjadi simbol upaya penghijauan dan peduli lingkungan para wali kota di Indonesia. “Ini merupakan upaya kita menghijaukan dunia dan bumi kita,” tuturnya.Selain itu, terkait ke seluruh rangkaian kegiatan Rakernas Apeksi 2019 di Kota Semarang, Airin berharap melalui agenda sidang pleno yang akan dilaksanakan dapat menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk masukan pemerintah pusat.

Komentar

VIDEO TERKINI