Jateng Ekspor Perdana Edamame ke Belanda Gunakan Sertifikat Elektronik

Juli 4, 2019
Belum ada gambar

“Bahkan semua komoditas kita semua ada. Industri hilirnya pun kita ada. Jadi yang perlu kita dorong adalah aspek hulunya kita bina, tengahnya kita ajarin berjualan. Tadi kita sudah pakai sertifikat elektronik, jadi bisa secara real time berkomunikasi dengan negara tujuan ekspor,” terangnya.Artinya apa? Sektor agroindustri kita bisa bersaing. Ini sesuai dengan harapan Presiden, untuk menggenjot ekspor.Pada kesempatan tersebut, selain edamame, juga dilakukan ekspor komoditas lain dengan total nilai Rp255,4 miliar, terdiri dari kelompok hortikultura berupa melati, daun cincau, daun pakis, sayuran beku sebanyak 202,3 ton. Kelompok tanaman pangan berupa kacang tanah, olahan ubi kayu, terigu dan ubi jalar berjumlah 178,5 ton. Sementara kelompok perkebunan berupa kopi, gula merah, sapu lidi, teh dan vanili sejumlah 723, 3 ton . Kelompok produk peternakan berupa sarang burung walet dengan jumlah 1,4 ton.Sementara komoditas kehutanan dan perikanan asal Provinsi Jawa Tengah yang juga disertifikasi oleh Kementan melalui Karantina Pertanian Semarang, sesuai dengan persyaratan negara tujuan ekspor adalah kelompok kehutanan berupa kayu senilai Rp173,7 miliar, dan kelompok perikanan berupa rumput laut senilai Rp0,569 miliar. (hms/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI