Jateng Ekspor Perdana Edamame ke Belanda Gunakan Sertifikat Elektronik

Juli 4, 2019
Belum ada gambar

“Nilai ekspor pertanian kita saat ini meningkat jadi 43 juta ton. Naik sekitar 10 juta ton dari sebelumnya,” paparnya.Selain itu, lanjut Ali, angka inflasi di sektor pertanian juga mengalami penurunan drastis, yakni dari sekitar 10-an persen menjadi satu persen lebih. Capaian itu menjadi angka inflasi terendah sepanjang sejarah. Barantan, Kementan hingga kini telah membangun kerja sama pertukaran sertifikat elektronik dengan negara-negara mitra dagang. Penggunaan itu dimaksudkan untuk komunikasi langsung antarotoritas sebelum kedatangan komoditi.“Selain itu, untuk mengurangi penolakan komoditas dari negara mitra, mencegah pemalsuan dokumen, dan mempercepat proses quarantine clearance,” ujarnya.Ali menambahkan seiring dengan perkembangan zaman, saat ini Kementan terus tingkatkan penggunaan teknologi informasi. Sebagai fasilitator perdagangan komoditas pertanian di pasar dunia, penggunaan e-Cert perlu diperluas untuk menembus pasar.“Aspek quaranty and traceability dari setiap sertifikat elektronik yang diterbitan karantina lebih cepat, murah, sehingga produk kita dapat memiliki daya saing di pasar dunia. Segera akan perluas penggunaan e-Cert kesemua negara mitra dagang kita,” tandasnya.Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi langkah akselerasi ekspor yang dilakukan Kementan. Selain itu, aplikasi i-MACE yang dimiliki Kementan merupakan teknologi yang tepat untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait potensi pertanian yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk di Jawa Tengah.“Saya sepakat dengan Kementerian Pertanian. Soal pertanian, soal pangan kitalah yang harus menjadi juara dunianya. Maka kalau neraca perdagangan sudah kita bicarakan dan teknologi sudah disiapkan, tinggal produktivitas yang didorong, kapasitas yang disiapkan dan kontinyuitasnya juga dijaga,” ujarnya.Ganjar menilai ekspor saat ini merupakan bagian dari tendangan-tendangan yang ditunjukan kepada dunia, Indonesia memiliki produk pertanian berkualitas yang memenuhi standar pasar dunia. Indonesia memiliki komoditas edamame, jahe, kopi, gula, jagung, beras, sayuran dan komoditas bunga yang bisa bersaing di pasar ekspor.

Komentar

VIDEO TERKINI