Pangdam: Tim Pemilihan Calon Taruna Akmil harus Profesional, Jujur dan Obyektif

Juli 3, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Sebanyak 180 peserta seleksi mengikuti Sidang Pemilihan Calon Taruna Akademi Militer (Akmil) TA 2019 Panda IV/Diponegoro yang berlangsung di Mako Rindam IV/Diponegoro Selasa, (2/7).Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi menyampaikan, jumlah peserta seleksi tingkat panda sebanyak 180 orang, alokasi masuk seleksi Taruna tingkat pusat dari Panda Kodam IV/Diponegoro sebanyak 60 orang dan alokasi masuk pendidikan sebanyak 30 orang, dengan rincian 29 orang Jurusan IPA, 1 orang Taruna Jurusan IPS.Pada saat memimpin sidang, Pangdam mengingatkan sekaligus menggaris bawahi, bahwa keberadaan panitia pemilihan memiliki tanggung jawab yang berat.Tanggung jawab tersebut bukan hanya kepada TNI selaku institusi yang memberi tugas dan wewenang dalam kegiatan perekrutan Calon Taruna Akmil ini, tetapi juga tanggung jawab kepada masyarakat dan kepada Tuhan Yang Maha Esa.Pangdam sangat berharap agar semua anggota tim bertindak profesional, obyektif dan tidak mengabaikan hati nurani dalam memberikan penilaiannya.”Hal ini penting untuk mendapatkan calon perwira TNI yang benar-benar berkualitas dan profesional,” ujarnya.Lebih lanjut disampaikan, salah satu faktor yang cukup menodai citra dan nama baik TNI di mata masyarakat selama ini adalah proses rekrutmen personel TNI yang dinilai banyak melakukan tindakan KKN, baik itu berupa rekomendasi dari pimpinan maupun harus membayar sejumlah uang pelicin.Tindakan seperti itu tidak saja menodai citra baik TNI, tetapi juga akan merugikan TNI sendiri khususnya dalam upaya penyiapan SDM prajurit TNI yang profesional dan berkualitas tinggi.”Semua anggota tim pemilihan calon Taruna Akmil harus bekerja profesional, bertindak jujur dan obyektif, sehingga dapat menentukan pilihan yang paling tepat dan terbaik di antara semua calon Taruna,” harapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI