Hindari Penularan Hepatitis A, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Juli 3, 2019
Belum ada gambar

RAKYATJATENG – Penyakit Hepatitis A kembali marak menjadi perbincangan dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat setelah munculnya kasus di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur per Senin 1 Juli menyebutkan warga yang terinfeksi virus ini mencapai 975 orang.Secara umum, seseorang yang terjangkit hepatitis A biasanya karena perilaku atau pola makan dan minum yang kurang higienis. Ahli Endoskopi Gastrointenstinal yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB mengungkapkan jumlah kasus hepatitis biasanya akan meningkat di akhir kemarau dan di masa awal musim hujan seperti saat ini.Lalu apa sebetulnya hepatitis A dan seberapa bahayanya?Hepatitis A adalah infeksi organ hati yang disebabkan oleh virus, ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar virus serta melalui kontak langsung. Selain itu, hubungan seksual juga bisa jadi penyebab tertular hepatitis A jika melakukan seksual secara anal atau oral.Virus ini juga terdapat pada feses pasien yang terinfeksi. Meski demikian, hepatitis A tak mudah menular. “Karena sebenarnya tidak mudah untuk tertular dari satu orang ke orang lain yang hanya karena misalnya bertemu di kampus,” tegasnya baru-baru ini.Ia pun menerangkan kalau hepatitis virus A tidak bisa menjadi hepatitis B. Karena virus penyebabnya berbeda. Oleh karena itu, jika pernah divaksinasi oleh vaksin hepatitis B tidak berarti juga sudah terlindungi dari infeksi virus hepatitis A. Tetapi bisa saja dalam satu kasus pasien mengalami 2 macam infeksi yaitu infeksi virus B dan juga A.Gejala Hepatitis APasien dengan hepatitis A, biasanya datang sudah kuning dan buang air kecil seperti air teh. Gejala yang timbul bisa ringan sampai berat. Bahkan jika terjadi hepatitis fulminan akibat virus hepatitis A ini dapat menyebabkan kematian.

Komentar

VIDEO TERKINI