Oktober, Renovasi Stadion Manahan Solo Tuntas

Juli 2, 2019
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Renovasi Stadion Manahan Solo yang dilaksanakan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) realisasinya sudah mencapai sekitar 70 persen dan diperkirakan tuntas pada Oktober mendatang.”Renovasi Stadion Manahan Solo oleh Kementerian PUPR sudah mencapai sekitar 70 persen dan diperkirakan selesai pada Oktober mendatang,” kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Surakarta Joni Hari Sumantri usai pembukaan Kejuaraan Catur Asian Juniors and Girls Usia 20 tahun Chess Championship 2019 di Hotel Lorin Surakarta, Jawa Tengah, Senin (1/7).Menurut Joni, Stadion Manahan Solo direnovasi dengan fasilitas internasional sama dengan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta. Hanya saja, kapasitas penontonnya yang berbeda, di Manahan Solo hanya 20.000 penonton dengan bangku tunggal, sedangkan di GBK mencapai 70 ribu penonton.Stadion Manahan, kata Joni, merupakan kembaran lebih kecil GBK Jakarta dan semua fasilitas sama dengan standar FIFA, sehingga Manahan sudah mengadopsi sesuai aturan FIFA, dan yang berbeda kapasitas penontonnya.Joni mengatakan pembangunan Stadion Mahanan Solo menggunakan anggaran APBN melalui Kementerian PUPR senilai sekitar Rp317 milir. Pemkot Surakarta hanya menerima barang saja, semua yang melaksanakan kementerian.”Pengerjaan stadion sekitar 70 persen itu, antara lain lapangan (rumput), tempat duduk, dan ruangan-ruangan sudah selesai. Dan, pengerjaan yang membutuhkan waktu agak panjang adalah rangkaian atap stadion. Pekerjaan ini, harus spesifik dan rangkaiannya butuh ketelitian, cermat serta pas, sehingga butuh waktu agak lama,” katanya.Menyinggung fasilitas stadion sama dengan GBK seperti tempat main waktu istirahat pemain, ruang sauna, kolam untuk berendam dengan baik air dingin maupun hangat juga ada. Intinya fasilitas standar yang ditetapkan oleh FIFA telah dipenuhi.

Komentar

VIDEO TERKINI