Kata Kapolda, Masyarakat Jateng sudah Dewasa Berdemokrasi

Juni 30, 2019

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Kepala Polda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan masyarakat di Jateng rata-rata sama sudah sangat dewasa untuk berdemokrasi, sehingga mereka bisa mengelola dengan baik dalam Pemilihan Kades (Pilkades) serentak 2019 di Boyolali.”Soal kerawanan pelaksanaan Pilkades serentak 2019 di Boyolali, rata-rata di Jateng sama, masyarakat sudah sangat dewasa untuk berdemokrasi, dan Polri hanya memberikan pelayanan saja kepada masyarakat,” kata Kapolda saat meninjau soal pengamanan pelaksanaan Pilkades serentak di Desa Karanggeneng Boyolali, Sabtu petang (29/6).Kapolda mengatakan Pilkades serentak di Boyolali digelar di 228 desa, tetapi pesta demokrasi tingkat desa itu, hingga kini berjalan lancar dan aman.Pihaknya meninjau Pilkades tersebut ingin melihat pola pengamanan yang dilakukan oleh Polres Boyolali, serta dibekap kekuatan dari Polda Jateng dalam rangka pengamanan pesta demokrasi tingkat di desa.Ada sebanyak 31 desa yang menjadi prioritas, hal itu berdasarkan jumlah pemilih yang cukup banyak seperti di Desa Karanggeneng ini, sekitar 8.000 daftar pemilih tetap (DPT).”Kami melihat Pilkades serentak yang digelar di Boyolali sejauh ini, berjalan lancar, baik, dan masyarakat juga sangat antusias, karena tingkat kehadiran ke ruang pemungtan suara (RPS), mencapai sekitar 80 persen,” kata Kapolda yang didampingi Kapolres Boyolali AKBP Wahyu Kusumo Bintoro.Kapolda mengatakan potensi yang menjadi perhatiannya tidak ada yang terlalu mengawatirkan dalam Pilkades serentak ini. Namun, yang menjadi perhatian aparat keamanan hanya jumlah pemilih yang terlalu besar.Jumlah yang besar biasanya, kata Kapolda, jika sudah penghitungan suara, nanti kelompok yang kalah bertemu bisa terjadi benturan. Hal ini, yang harus diwaspadai oleh petugas.Kapolres Boyolali AKBP Wahyu Kusumo Bintoro mengatakan jumlah personel dari anggota Polri yang diturunkan untuk pengamanan Pilkades serentak ini, sebanyak 1.438 personel, dan dibantu anggota TNI sekitar 328 personel.

Komentar