Kepala Disdikbud Jateng: Calon Siswa harus Cermat Pilih Jalur

Juni 26, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Hari kedua pelaksanaan verifikasi untuk siswa SMA di Kota Semarang, berlangsung lancar. Berbeda dengan hari sebelumnya, siswa yang hadir Selasa (25/6) ini tidak terlalu banyak. Seperti di SMAN 1 dan SMAN 10 Semarang, yang nyaris tak terlihat antrean panjang.Di SMAN 1 Semarang, sekitar pukul 10.15 WIB, dari beberapa loket yang disediakan, hanya beberapa yang terisi. Kepala SMAN 1 Semarang Endang Suyatmi Listyaningsih menyampaikan, sebagian besar siswa sudah melakukan verifikasi pada Senin (24/6). Sehingga, suasana pada hari kedua kemarin relatif sepi.“Hari pertama kemarin ada 525 siswa yang terverifikasi. Sementara kuota yang tersedia di sekolah ini 432 siswa. Tapi, mereka yang terverifikasi juga belum tentu memilih SMAN 1,” bebernya, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah Jumeri, Selasa (25/6).Hal senada juga disampaikan Kepala SMKN 10 Semarang, Sukirna. Dari kuota 323 siswa, pihaknya sudah melakukan verifikasi terhadap lebih dari 400 siswa pada hari pertama pengambilan token. Untuk hari kedua, hingga tengah hari tercatat sekitar 90-an siswa yang melakukan verifikasi. Namun, dari banyaknya siswa yang melakukan verifikasi, ternyata hanya sedikit yang memilih jalur prestasi, yakni hanya lima orang.Menurutnya, kebanyakan calon siswa khawatir tidak diterima karena peluangnya dianggap lebih kecil ketimbang jalur zonasi, yakni 20 persen untuk dalam zona. Jadi, mereka tidak percaya diri bersaing dalam zona pada jalur prestasi dengan hanya mengandalkan nilai Ujian Nasional.Menyikapi hal tersebut, Kepala Disdikbud Jateng Jumeri menekankan, jalur prestasi diperuntukkan mereka yang berprestasi di bidang akademis maupun nonakademis. Jadi, calon siswa yang memiliki nilai UN yang tinggi, meski tidak memiliki piagam penghargaan, juga bisa mendaftar pada jalur prestasi, baik di dalam zona maupun luar zona.

Komentar

VIDEO TERKINI