Jateng Dorong Optimalisasi Penyelamatan Rawa Pening

Juni 24, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Banyak upaya telah dilakukan pemerintah, swasta dan pihak terkait lain untuk menyelamatkan Rawa Pening dari ancaman kerusakan lingkungan. Namun sampai saat ini, kondisi danau alami tersebut belum menunjukan dampak signifikan secara nyata.Hal itu disampaikan Sekda Jateng Sri Puryono saat memberi sambutan sekaligus membuka Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat (PKPD) melalui Public Private Partnershipdan Imbal Jasa Lingkungan di Hotel Patra Semarang, Senin (24/6).Dia menjelaskan, berbagai upaya untuk memulihkan kapasitas dan fungsi Rawa Pening telah dilakukan sejak lama, namun dirasakan progresnya masih lambat. Untuk itu, perlu dilakukan langkah-langkah strategis guna mengnyinergikan berbagai program penyelamatan Rawa Pening ini secara efektif dan optimal.Disebutkan, upaya penyelamatan Rawa Pening di antaranya, rehabilitasi lahan pada catchment area atau area tangkapan waduk melalui reboisasi dan penghijauan pada lahan terbuka yang sebelumnya untuk kegiatan budidaya pertanian, pengendalian sedimentasi berupa pembuatan bangunan sumur resapan, pengerukan danau, pengendalian gulma air dengan pembersihan eceng gondok secara rutin, serta penetapan zona sempadan danau.“Juga pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat di sekitar Rawa Pening juga kita lakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam merawat dan menjaga fungsi danau tersebut,” bebernya.Rawa Pening yang merupakan salah satu dari 15 danau prioritas nasional memiliki manfaat tinggi sebagai sumber air tawar, produksi pangan dan pengendali banjir. Perubahan fungsi lahan di daerah tangkapan air maupun di badan danau telah mengubah fungsi danau sebagai pengatur tata air, akhirnya menjadi terganggu.Berdasarkan hasil identifikasi luas badan danau menggunakan fasilitas citra satelit, kata dia, telah terjadi penyusutan luas badan danau dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Luas Rawa Pening berkurang dari semula 2.670 hektare menjadi 1.850 hektare.

Komentar

VIDEO TERKINI