Petani Ramai-ramai Gropyokan Tikus untuk Tingkatkan Hasil Pertanian

Juni 22, 2019
Belum ada gambar

KENDAL, RAKYATJATENG – Memasuki musim tanam, petani di wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, masih dihantui serangan hama tikus. Pasalnya petani sering dibuat kewalahan memberantas hama yang menyebabkan hasil panen berkurang, bahkan terancam gagal panen.Untuk mengantisipasi gagal panen tersebut, para petani di Desa Rejosaro, Kecamatan Ngampel, Kendal, menyatakan perang terhadap hama tikus. Upaya membasmi hama tikus dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal bersama-sama dengan TNI dan Polri serta masyarakat Desa Rejosari Kecamatan Ngampel.Mereka beramai-ramai memburu tikus di lokasi persawahan dan membunuhnya atau dikenal dengan sebutan gropyokan tikus.Kepala Seksi Perlindungan Alsintan Holtik Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Wuryanto, menjelaskan pemberantasan hama tikus dengan cara gropyokan tikus dengan beramai-ramai bersama petani merupakan cara yang efektif. Sebagaimana yang dilakukan oleh para petani di Desa Rejosari Kecamatan Ngampel Kendal. Gropyokan tikus ini mampu mengurangi jumlah tikus secara signifikan.Dandim 0715 Letkol Inf Ginda Muhammad Ginanjar melalui Danramil Pegandon Kapten Cahyono didampingi para personil Babinsa, Rabu (20/6) lalu menjelaskan, kegiatan gropyokan tikus yang juga dilakukan bersama Kapolsek Pegandon beserta jajaran Polsek Pegandon mendapat sambutan positif dari Ketua Kelompok Tani Maju Desa Rejoasari beserta para petani desa setempat.“Gropyokan tikus dilakukan dengan cara memburu tikus hingga ke lubang-lubang persembunyian di persawahan. Cara membasmi tikus dengan gropyokan beramai-ramai tersebut dilakukan secara bersama-sama agar tikus tidak sempat berpindah ke lokasi lain,” jelas dia.Dari kegiatan gropyokan bersama-sama tersebut, puluhan tikus berhasil dibasmi. Rencananya kegiatan serupa bakal dilakukan lagi hingga tak ada lagi hama tikus pengganggu di sawah. (hms/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI