Paguyuban Pedagang Siap Kerja Sama Urai Kesemrawutan di Kawasan Mataram

Juni 18, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Paguyuban Pedagang Pasa Wisata Mataram, menyatakan siap bekerja sama dengan Pemkot Pekalongan, Jawa Tengah, dalam mengurai kesemrawutan yang terjadi di Kawasan Mataram setiap Minggu pagi. Seperti diketahui, jumlah pedagang di kawasan tersebut terus bertambah bahkan hingga meluber ke beberapa ruas jalan seperti Jalan Mataram, Jalan Majapahit dan Jalan Kurinci.“Kondisinya memang seperti itu. Permasalahan utamanya adalah karena adanya jumlah pedagang, sedangkan luas area yang diberikan untuk fasilitas tidak terpenuhi. Sehingga banyak pedagang baru yang membuka lapaknya di luar dan di beberapa ruas jalan seperti Jalan Mataram dan Jalan Kurinci,” tutur Ketua Pedagang Pasa Wisata Mataram, Trisnawan yang ditemui di sela-sela kegiatan halalbihalal paguyuban pedagang, Sabtu (15/6).Pedagang di kawasan sekitar, memang diberikan tempat khusus yakni di lapangan sebelah selatan gedung Pemkot Pekalongan. Di lokasi tersebut menurut data paguyuban, ada sekitar 270an pedagang yang resmi terdaftar dalam paguyuban. Sedangkan pedagang di luar lokasi tersebut, merupakan pedagang-pedagang baru yang bukan bagian paguyuban.“Akan tetapi kami sebagai pedagang tidak bisa melarang-larang. Tapi kami siap bekerja sama dengan Pemkot Pekalongan bagaimana untuk mengurai kesemrawutan disana. Kami sudah beberapa kali bertemu dengan Walikota maupun instansi terkait untuk berkomunikasi. Untuk masalah di sana, awalnya mungkin memang banyak pedagang baru yang berjualan seperti di Jalan Mataram dan Jalan Kurinci. Tapi karena tidak ditegur dan akhirnya menjamur. Sekarang jumlah sudah sangat banyak,” tambahnya.Pihaknya berharap ada pembinaan dari Pemkot Pekalongan bagi pedagang-pedagang yang ada lokasi tersebut. Ada beberapa masalah yang memang dibutuhkan kerja sama antara Pemkot dan paguyuban pedagang. “Kalau ini bisa tertib dan ada solusi yang baik, maka pasar wisata Mataram ini bisa menjadi ikon wisata kedepan,” katanya.

Komentar

VIDEO TERKINI