Banser Kota Pekalongan Dirikan Lima Posko Lebaran

Juni 2, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Pekalongan mendirikan pos koordinasi (Posko) arus mudik lebaran tahun 1440 Hijriyah di 5 titik di kota batik.Kelima titik yang telah dipersiapkan yakni pos Masjid As-Syuhada’ Jalan Pemuda, pos Kanzus Sholawat jalan dr Wahidin, pos Masjid Al-Fairuz Jalan Raya Baros, Perempatan Bendo Jalan Urip Sumoharjo, dan pos Exit Tol Jalan Raya Duwet.Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kota Pekalongan, Fatkhurrahman menjelaskan, kelima posko yang disiapkan merupakan titik rawan kemacetan di Kota Pekalongan. Jika tahun lalu ada empat posko, maka tahun ini ada tambahan satu posko di perempatan exit tol Duwet.“Tahun ini memang ada tambahan 1 posko di perempatan exit tol Duwet,” jelasnya, Sabtu (1/6) malam.Dikatakan, meski sudah ada tol Trans Jawa yang diperkirakan volume kendaraan yang melewati jalur Pantura akan berkurang hingga 50 persen, Banser bersama Polri dan TNI tetap membuka posko arus mudik lebaran. Pasalnya, kendaraan besar seperti truk tetap beroperasi di jalur reguler, sehingga pengaturan arus lalu lintas tetap diperlukan.“Untuk keperluan pengamanan dan pengaturan arus lalin, sebanyak 900 personel Banser telah dipersiapkan selama kegiatan posko arus mudik dengan pengaturan 3 shift dan masing-masing bertugas selama 8 jam,” bebernya.Dijelaskan Fatkhur, pos bantuan arus mudik lebaran Banser dimulai pada Jumat (30/5) sampai dengan malam Idul Fitri. Hal ini dilakukan pada waktu-waktu itu, arus mudik mengalami puncak kepadatan di jalur Pantura.“Bersama TNI dan Polri, Banser di titik-titik yang telah ditentukan akan membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas, sehingga pemudik merasa nyaman dan masyarakat Kota Pekalongan bisa beraktifitas tanpa harus terganggu dengan kepadatan kendaraan yang melewati jalur Pantura,” tukasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI