Pemkot Pekalongan Raih Opini WTP Keempat, Begini Komentar Walikota

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Pemkot Pekalongan menerima predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018. Opini WTP yang diterima Pemkot Pekalongan kali ini merupakan opini WTP keempat yang diterima secara berturut-turut.

Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz bersama Ketua DPRD Kota Pekalongan Balgis Diab, menerima langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Ayub Amali, di Gedung BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Selasa (28/5).

Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ayub Amali, mengapresiasi kepada pemerintah daerah dan DPRD beserta jajaranya atas kerjasamanya sehingga secara bersama-sama selalu berusaha dan berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

“Terima kasih kepada kepala daerah dan DPRD yang tepat waktu dalam memberikan laporan keuangan daerahnya, ” terangnya.

Ditambahkanya bahwa LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah rutin dilakukan setiap tahunya yang merupakan bagian dari tugas BPK dan sebagai rangkaian akhir dari proses pemeriksaan.

“Pemeriksaan ini rutin dilakukan dan dilakukan sesuai pasal 17 UU No.15 Tahun 2004 yang mengamanatkan kepada BPK untuk menyerahkan LHP atas Laporan Keuangan (LK) tersebut kepada lembaga perwakilan, dan pimpinan entitas sesuai dengan tingkat kewenanganya,” tuturnya.

Sementara itu Walikota Pekalongan Moch Saelany Machfudz usai acara mengaku bersyukur Pemkot Pekalongan mampu meraih predikat Opini WTP yang keempat kalinya.

“Ini sangat luar biasa, perjuangan seluruh stakeholder membuahkan hasil. Memang membuat laporan keuangan daerah tidak sesimpel itu tapi kita sudah berpengalaman tiga kali,” tuturnya.

Dikatakan Walikota, WTP ini tidak hanya sebagai predikat saja tetapi sebagai bentuk implementasi dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan keuangan dengan baik.

“Mudah-mudahan kedepan Pekalongan menjadi kota yang good governance dan clean goverment dalam mengelola keuangan,” harapnya.

Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih menambahkan, bahwa strategi yang dilakukan Pemkot Pekalongan dalam membuat laporan keuangan adalah sinergi bersama melakukan pengelolaan keuangan yang tertib sesuai dengan standar akuntasi pemerintahan.

“Memang masih ada PR tentunya, masih ada temuan-temuan yamg harus kita selesaikan. Kita berharap kedepan akan semakin sedikit dan betul betul bisa mengelola keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan pemerintahan,” tambahnya.

Dikatakanya predikat Opini WTP ini merupakan kerjasama semua OPD Kota Pekalongan yang selalu bersinergi dalam membuat laporan keuangan.

“Terima kasih kepada seluruh stakeholder baik di leading sektornya,dan OPD terkait yang sudah berusaha memberikan laporan keuangan yang sesuai,” tandasnya.(nul/RP)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono