Kata Bupati, Bawang Putih dari Batang Ikut Menopang Kebutuhan Nasional

Mei 28, 2019
Belum ada gambar

BATANG, RAKYATJATENG – Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, merupakan salah satu wilayah agraris yang memiliki kultur tanah yang subur untuk tanaman holtikultural. Pasalnya, wilayahnya terletak di ketinggian sekita 600 mdpl, sehingga cocok juga untuk tanaman bawang putih.“Bawang memiliki sukses history dalam tanaman bawang putih, oleh karena itu harus ada regenerasi petani yang melanjutkan suksesnya,” kata Bupati Batang, Wihaji di hadapan anggota Gabungan Kelompok Tani Peni Murni Desa Deles, Kecamatan Bawang yang membudidayakan tanaman bawang putih Senin (27/5).Bupati Wiihaji menjelaskan, bawang putih merupakan salah satu komoditi hortikultura yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Kalau berhasil membudidaya bawang putih, Kecamatan Bawang akan menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan nasional.“Pemkab Batang terus mensupport petani, kalau memang ada kesulitan dalam pembudidayaan tanaman baik bubik maupun permaslahan hama, dinas pertanian siap membantu dan mendampingi petani,” jelas Wihaji.Apalagi, lanjut Wihaji, stok dan kebutuhan bawang putih di Indonesia sangat kurang, sehingga sangat tergantung sekali pada impor. Sedangkan untuk tanaman bawang putih di Batang sendiri sudah berhasil panen di bulan Februari dan Maret, yang mampu membantu menopang kebutuhan nasional, walaupun di awal Ramadhan sempat ada kenaikan drastis.“Oleh karena itu, kita tingkatkan inovasi perubahan-perubahan dalam petani, sehingga dapat memberikan manfaat yang sangat besar untuk kesejahteraan masyarakatnya,” beber Wihaji.Sementara Ketua Gabungan Kelompok Tani Peni Murni Nur Khloi menjelaskan, demplot tanaman bawang putih di Kecamatan Bawang sudah mulai dari tahun kemarin, yang bekerja sama dengan Bank Indonensia cabang Tegal dan berhasil.“Tanaman bawang putih tahun kemarin cukup berhasil, sehingga menambah demplot yang dulu hanya kecamatan Bawang saja, sekarang merambah ke Kecamatan Reban,” ungkap Nur Kholis.Untuk bibit bawang putih yang sekarang ditanam di Kecamatan Bawang seluas 15, 1 hektar, di Reban yang bekerjasama dengan PT. Bulir Padi Lintas Nusantara seluas 5,9 hektar, dengan APBN seluas 50 hektar, PT. Insan 24 hektar PT. Berkat Provisenta 18 hektar.“Tanaman bawang memiliki usia panen sampai 120 hari, kelompok kami dalam produksi 1 hektar mampu panen mencapai 6.3 ton bawang putih basah,” tandas Nur Kholis. (red/hmb/rp)

Komentar

VIDEO TERKINI