Jateng Terbanyak Permintaan BBM Jelang Lebaran

Mei 27, 2019
Belum ada gambar

CILACAP, RAKYATJATENG – Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, meningkatkan produksi bahan bakar minyak (BBM) untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2019, kata General Manager Pertamina RU IV Cilacap Djoko Priyono.”Untuk (menghadapi) Lebaran, kami melaksanakan satgas (satuan tugas) mulai H-15 Lebaran hingga H+15 Lebaran. Jawa Tengah ini kan memang nomor satu kenaikan (permintaan) BBM-nya karena banyak yang mudik ‘central’-nya Jawa Tengah,” katanya di Cilacap, Senin.(27/5).Oleh karena itu, kata dia, pihaknya harus menyiapkan pasokan BBM mulai dari masa mudik hingga balik sehingga keandalan kilang Pertamina RU IV Cilacap harus terjaga supaya tetap bisa beroperasi dengan aman dan terkendali untuk memasok BBM ke masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Barat.Ia mengatakan stok BBM jenis pertamax dan premium di kilang Pertamina RU IV Cilacap saat sekarang bisa untuk memenuhi kebutuhan sekitar lima hari, avtur sekitar 150 hari, dan solar sekitar 50 hari, sedangkan stok bahan bakar gas berupa elpiji sekitar lima hari.”Kalau Jawa Tengah kenaikan konsumsinya (pada masa mudik dan balik) biasanya 20 persen. Kalau kita, produksi lebih dari cukup, tetap kita naikkan kapasitasnya sekitar 5 persen untuk memenuhi semuanya karena kami punya stok yang cukup aman,” katanya.Dalam hal ini, kata dia, Pertamina RU IV Cilacap maupun Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY masing-masing punya stok BBM yang setiap hari akan dipertahankan dan pihaknya juga tetap berproduksi tiap hari.Djoko mengatakan saat sekarang, proyek Pertamina Langit Biru Cilacap (PLBC) sudah berjalan sehingga dapat menambah produksi pertamax sekitar 300 metric barrel per bulan.”Nanti setelah pabrik baru satu lagi beroperasi. total produksi kami akan bertambah sekitar 680 metric barrel. Jadi, sudah cukup secara stok untuk memenuhi kebutuhan Jawa Tengah dan lainnya,” tegasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI