Belanja di Mal saat Jam Dinas, Delapan PNS dan Honorer Terjaring Razia

Mei 25, 2019

SLAWI, RAKYATJATENG – Delapan oknum pegawai negeri sipil atau aparatur sipil nasional (ASN) dan tenaga honorer di Pemkab Tegal, Jawa Tengah, terjaring razia saat sedang berbelanja pada jam dinas, Jumat (24/5). Mereka yang tertangkap basah satpol PP itu tidak bisa menunjukkan surat izin dari pimpinannya.Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Berlian Adji mengatakan razia pegawai dilakukan mulai pukul 08.30-11.30 WIB di beberapa pusat perbelanjaan. Personel Satpol PP menyisir pasar tradisional, pasar modern, pertokoan, dan tempat keramaian lainnya di berbagai titik di Kabupaten Tegal.”Razia pegawai sedang kami gencarkan jelang lebaran. Hasilnya, delapan pegawai negeri dan honorer diamankan, karena tidak bisa menunjukkan surat izin dari pimpinannya. Sedang pegawai yang bisa menunjukkan surat izin, kami lepaskan kembali,” katanya.Di pusat perbelanjaan, tambah Berlian, anggota berhasil menjaring lima pegawai. Sedangkan tiga orang lainnya sedang berbelanja di pasar modern.Karena tidak bisa menunjukkan surat izin, papar Berlian, mereka yang terjaring langsung didata identitas dan instansinya. Sebelum pegawai tersebut dilepaskan kembali, terlebih dahulu mereka mendapat pembinaan dari para personelnya.”Tugas kami hanya mendata pegawai yang membolos saat jam kerja. Data para oknum pegawai yang terjaring razia langsung kami teruskan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk ditindaklanjuti. Soal sanksi, itu menjadi kewenangan BKD,” tambahnya seperti dilansir Radartegal.com.Razia serupa, lanjut Berlian, akan digelar rutin dan selalu berpindah-pindah lokasinya. Tujuannya untuk memberi efek jera bagi pegawai yang membolos saat jam kerja, dengan sanksi sesuai aturan yang ada dari BKD. (guh/zul/rtc)

Komentar