Survei Pengguna Internet Indonesia: Paling Banyak Akses Konten Video

Mei 17, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkap kebiasaan masyarakat Indonesia dalam berinternet. APJII mencatat bahwa pengguna internet di Indonesia paling banyak mengakses konten video, chating dan media sosial, serta aktivitas jual beli online.Sementara untuk mengakses internet, Sekjen APJII Henri Kasyfi Soemartono mengungkapkan, masyarakat Indonesia paling banyak menggunakan smartphone dengan persentase sebesar 93,9 persen pengguna internet di tanah air. Dia juga mengungkap merek-merek smartphone apa saja yang kebanyakan digunakan untuk mengakses internet. “Paling banyak menggunakan smartphone Samsung,” katanya saat acara ulang tahun APJII ke-23 di Jakarta baru-baru ini.Seperti bisa dilihat dalam gambar, Samsung menjadi pemuncak smartphone yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk terhubung internet dengan porsi 37,7 persen. Selanjutnya diikuti Oppo (18 persen), Xiaomi (17,7 persen), Vivo (7,5 persen), Asus (3,2 persen), Apple (3,1 persen), Lenovo (2,4 persen), dan paling bawah Advan dengan persentase 1,5 persen.Kebalikan dari smartphone, komputer desktop menjadi perangkat yang paling jarang digunakan pengguna internet Indonesia untuk terhubung ke internet sehari-hari. Sebanyak 68,9 persen pengguna internet di Indonesia tidak menggunakan komputer desktop dan hanya 9,6 persen saja yang menggunakan komputer desktop untuk terhubung dengan internet. Hal ini dikatakan Henri sejalan dengan perilaku mobile masyarakat Indonesia. Sementara komputer desktop cenderung diam di satu tempat saja sehingga sukar dibawa-bawa.Bila dihitung berdasarkan durasi, rata-rata orang Indonesia terhubung ke internet selama delapan jam lebih. Mereka paling banyak menggunakan jaringan seluler ketimbang jaringan fixed internet atau internet tetap di rumah. Adapun operator telekomunikasi Telkomsel memimpin persentase provider yang paling banyak digunakan disusul oleh Indosat Ooredoo, XL Axiata, Three (3), dan Smartfren

Komentar

VIDEO TERKINI